“Semuanya berpulang ke pribadi kita masing-masing, kalau kita ingin berada dalam zona yang aman, maka mulailah beraktivitas dengan mengedepankan protokol kesehatan. Pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak, jaga imun tubuh, dan sebagainya. Kesadaran diri, merupakan faktor utama,” tegas Kadis.
Lebih lanjut Pelupessy mengaku, banyak masyarakat yang tidak betul-betul ingin menaati peraturan terkait protokol kesehatan.
“Kenapa? karena banyak masyarakat yang hanya memakai masker, apabila melihat petugas atau ditegur petugas. Setelah itu, mereka tidak menggunakannya secara tepat atau bahkan mencopot dengan berbagai alasan yang ada,” kesalnya.
Kepastian Ambon kembali memasuki zona merch disampaikan juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito lewat keterangan pers yang disampaikan dari Kantor Kepresidenan – Jakarta, Kamis (6/8/2020).
“Berdasarkan laporan yang diterima dan hasil analisa yang dilakukan untuk data per tanggal 2 agustus terjadi perubahan zona dari beberapa daerah,” kata Jubir.
Jubir merinci, untuk perubahan zonasi wilayah resiko pada pekan lalu dengan menggunakan data per tanggal 26 juli, dimana zona merah atau beresiko tinggi berjumlah 44, namun pada pekan ini berubah menjadi 33. Namun pada pemetaan zonasi oranye dari 160 menjadi 194.




