KPK Dalami Aliran Uang ke Gubernur Maluku Utara Terkait Izin Tambang

oleh -69 views

Porostimur.com, Jakarta – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serius mendalami dugaan aliran uang ke Gubernur nonaktif Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba (AGK), terkait pengurusan izin tambang di daerah tersebut. Dugaan ini didalami saat memeriksa dua orang saksi pada, Senin (29/1/2024) kemarin.

Dua orang saksi yang diperiksa KPK adalah Direktur Utama PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) Romo Nitiyudo Wachjo alias Haji Robert dan Direktur Halmahera Sukses Mineral Ade Wirawan Lohisto. Keduanya diduga mengetahui soal aliran uang terkait perizinan tambang di Maluku Utara.

“Kedua saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan pengurusan izin pertambangan yang ada di wilayah Maluku Utara dan dugaan adanya aliran uang untuk tersangka AGK dalam pengurusan dimaksud,” kata Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Selasa (30/1/2024) di gedung Merah Putih Jakarta.

Baca Juga  Jam-jam Terakhir yang Menentukan Sebelum Joe Biden Mundur dari Pilpres AS

Tim penyidik KPK sejatinya menjadwalkan pemanggilan terhadap tiga saksi lainnya untuk kasus yang sama, yakni Direktur Utama PT Trimegah Bangun Persada, Roy Arman Arfandy, Direktur Utama PT Adidaya Tangguh, Eddy Sanusi, dan Direktur PT Smart Marsindo, Shanty Alda Nathalia. Hanya saja, ketiganya tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.

No More Posts Available.

No more pages to load.