KPK Dalami Obral Izin Tambang Gubernur Maluku Utara Lewat Anak Buah Bahlil di BKPM

oleh -46 views

Porostimur.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Gubernur Maluku nonaktif Abdul Ghani Kasuba (AGK) dalam memberikan izin usaha kepada pihak swasta, termasuk perusahaan tambang. 

Dugaan itu didalami KPK saat memeriksa Direktur Hilirisasi Mineral dan Batu Bara Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Hasyim Daeng Barang, Jumat (1/3/2024). Sebelumnya, Hasyim sudah pernah diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus yang sama.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyebut penyidik mendalami kembali pengetahuan Hasyim terkait dengan pemberian izin usaha bagi pihak swasta, salah satunya bidang pertambangan, tanpa melalui mekanisme yang ada. 

“Dan atas pesanan dari Tersangka AGK selaku Gubernur Malut,” ujar Ali kepada wartawan, Selasa (5/3/2024).

Link Banner

Pada pemeriksaan Hasyim sebelumnya, Rabu (24/1/2024), penyidik KPK mendalami keterangan Hasyim mengenai pengurusan dalam perizinan dan tata ruang di Pemerintah Provinsi Maluku Utara. 

Baca Juga  3 Rekomendasi Cushion Ringan, untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama

Penyidik KPK juga disebut mendalami dugaan adanya pesan dan pengaruh khusus dari AGK sebagai Gubernur terkait dengan obral izin usaha di Maluku Utara. 

Lewat anak buah Menteri Bahlil Lahadalia itu tim penyidik KPK menelusuri cawe-cawe pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP).

No More Posts Available.

No more pages to load.