KPK Isyaratkan Usut Korupsi Tambang Nikel, Jatam Minta Usut 54 IUP di Maluku Utara

oleh -212 views

Porostimur.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengisyaratkan akan mengusut dugaan korupsi tambang nikel di Maluku Utara. KPK sudah mengantongi sejumlah informasi terkait persoalan tambang nikel.

Hal ini sejurus dengan upaya penyidikan kasus dugaan suap yang menjerat Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba dan pihak swasta Stevi Thomas sebagai tersangka.

“Tidak tertutup kemungkinan Maluku Utara terkenal dengan tambang nikelnya kan. Nanti pasti ada informasi-informasi yang sementara masih terus didalami,” ungkap Alex di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, dikutip pada Kamis (21/12/20230.

Stevi Thomas ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap kepada Abdul Gani Kasuba. Dia merupakan petinggi perusahaan tambang nikel raksasa yang saat ini beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan. 

Baca Juga  Mobil Pick Up Bermuatan Ayam Potong Terbalik di Jiko Cobo

Di mana, Stevi Thomas merupakan Direktur Ekseternal dari anak perusahaan Harita Group, PT Trimegah Bangun Persada. Suap yang diduga diberikan Stevi kepada Abdul Gani terkait pengurusan perijinan pembangunan jalan yang melewati perusahannnya.

Selain itu, KPK menduga Abdul Gani banyak menerima aliran uang melalui orang kepercayaannya, salah satunya Ramadhan Ibrahim. Uang yang diterima Abdul Gani diduga terkait perizinan, pekerjaan proyek, dan jual beli jabatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.