KPK Periksa Boss Adidaya Tangguh dan PT HMS Tekait Kasus Abdul Gani Kasuba

oleh -139 views

Porostimur.com, Jakarta – Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua bos tambang yaitu Ade Wirawan alias Acong dan Eddy Sanusi, Senin (1/7/2024). Pemeriksaan ini terkait kasus dugaan korupsi di Maluku Utara (Malut).

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih, atas nama, Ade Wirawan alias Acong (Direktur Utara PT Halmahera Sukses Mineral) dan Eddy Sanusi (Direktur Utama PT Adidaya Tangguh),” kata Jubir KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, melalui keterangannya kepada wartawan, Senin (1/7/2024).

Tessa menjelaskan, kedua bos tambang tersebut diperiksa kapasitasnya sebagai saksi dalam kasus pusaran korupsi suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Ghani Kasuba. Selain itu, KPK juga akan memeriksa seorang pengusaha Adlan Al Milzan Athori sebagai saksi.

Baca Juga  Pj. Gubernur Maluku Hadiri Kegiatan Pembinaan Peningkatan Kemampuan Penyidik Polri-PPNS

“Pemeriksaan saksi dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah Provinsi Maluku Utara, untuk Tersangka AGK (Abdul Ghani Kasuba),” ucapnya.

Sebagai informasi, KPK kembali menetapkan mantan Gubernur Malut AGK sebagai tersangka pencucian uang pada Rabu (8/5/2024) pekan lalu. Bukti awalnya dugaan pencucian uangnya mencapai Rp100 miliar.

Sementara dalam berkas perkara dugaan penerimaan suap dan gratifikasi, Abdul Ghani didakwa tim jaksa penuntut umum (JPU) KPK terkait penerimaan suap dengan total Rp5,9 miliar dan penerimaan gratifikasi dengan total Rp100,2 miliar.

No More Posts Available.

No more pages to load.