KPK: Sembunyikan Aset Hasil Korupsi Eks Gubernur Maluku Utara Bisa Dipenjara

oleh -344 views

Porostimur.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan tak boleh ada pihak yang menutupi aset milik Gubernur Maluku Utara nonaktif Abdul Gani Kasuba. Mereka bisa dikenakan pasal perintangan jika menghambat pengusutan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Kepada para pihak jangan sampai kemudian dengan sengaja mencoba merintangi proses penyidikan TPPU ini dengan menyembunyikan informasi dan data, misalnya aset-aset yang telah kami dapatkan,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat kemarin.

Ali menyebut peringatan ini disampaikan karena ada sejumlah pihak yang tidak kooperatif saat penelusuran aset dilakukan. “Karena sekali lagi menghalangi proses penyidikan khususnya TPPU ini dapat diancam dengan Pasal 21 UU Tipikor,” tegasnya.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Ternate

Selain itu, Ali juga mempersilakan masyarakat untuk melaporkan aset milik Abdul Gani yang diduga berasal dari praktik korupsi. Meskipun mereka melakukan penelusuran tapi semua informasi bakal ditindaklanjuti.

“Silakan lapor dan kami jamin itu perilindungan terhadap setiap masyarakat yang melaporkan atas dugaan penyembunyian aset-aset milik tersangka AGK,” ungkap juru bicara berlatar belakang jaksa itu.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Maluku Utara nonaktif Abdul Gani Kasuba kembali ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Langkah ini diambil KPK setelah mereka mengembangkan kasus suap yang menjerat Abdul Gani.

No More Posts Available.

No more pages to load.