KPPU Sebut Harga Gula di Indonesia 3 Kali Lipat dari Harga Dunia

oleh -67 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akhirnya membongkar alasan produsen kerap membeli gula dari luar negeri atau gula impor dibandingkan dengan gula prduksi dalam negeri. Menurut KPPU, penyebabnya adalah karena harga gula di Indonesia hampir 3 kali lipat harga gula dunia.

“Dari sisi harga ini, kita bisa lihat selisih harga yang terbentuk antara internasional dengan domestik itu lumayan jauh, selisihnya 2x lipat lebih, kalau di Mei itu sampai dengan 263% dan ini besar sekali hampir 3 kali lipat harga internasional. Yang perlu kita catat juga, harga-harga internasional ini cenderung relatif stabil di angka Rp 5.000 – Rp 6.000 maksimal,” kata Direktur Ekonomi KPPU M. Zulfirmansyah saat telekonferensi.

Baca Juga  Wagub Malut Pimpin Upacara Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-74 di Sofifi

Melansir law-justice.co, Dia lantas menjelaskan bahwa harga gula yang paling mahal terjadi pada bulan April 2020, dimana 1 kilogram bisa 18.000 lebih. Ada pun alasannya, karena gula impor berkurang dan harga gula dunia sedikit naik.

“Kita lihat bahwa puncak kenaikan harga gula itu terjadi di April 2020 di harga 18.400, di puncak ini kita ketahui bahwa importasi itu memang masih kurang, waktu itu hanya sekitar 200.000-300.000 ton. Sementara kebutuhan kita itu hampir 400.000 ton waktu saat itu. Kebutuhan sampai lebaran itu 600.000 ton. Ini terjadi karena, menjelang April itu, kalau kita di Februari-Maret 2020 harga gula internasional itu memang agak tinggi, tapi setelah itu stabil,” jelasnya.

Namun, meski harga tinggi tersebut sempat disorot, saat ini kata dia harga gula sudah kembali turun.

Baca Juga  Danrem 152/Baabullah Pimpin Sertijab Dandim 1501/Ternate

“Di medio Mei-Juni itu langsung terjadi penurunan, tadinya 38% (selisih dengan harga eceran Rp 12.500) sekarang 35%, di ritel modern tadinya 24% sekarang 19% artinya ada turun 5%. Dari sebelum lebaran sampai dengan sekarang sudah mencapai Rp 16.900,” tutup Zulfirmansyah.