Kunjungi Ambon City Center, Sandiaga Berbagi Tips Sukses UMKM

oleh -11 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berbagi kunci sukses dengan para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Ambon City Center, Kota Ambon, Maluku, akhir pekan lalu. Dalam dialog tersebut, Sandiaga menegaskan penopang bangkitnya ekonomi Indonesia salah satunya dengan membangkitkan para UMKM.

Sandiaga menyebutkan tiga cara untuk membangkitkan UMKM di masa pandemi in, yaitu melakukan gerak cepat dengan perubahan yang ada dan menggarap semua potensi yang tersedia.

“Selalu ada potensi dan peluang dari setiap krisis yang terjadi. Kita perlu tingkatkan keterampilan melalui 3G. Pertama adalah gercep atau gerak cepat, geber atau gerak bersama, dan gaspol yakni garap semua potensi,” ujar Sandiaga dalam keterangannya kepada porostimur.com, Senin (1/11/2021).

Baca Juga  Kapolda & Sekda Provinsi Maluku Kunjungi Pasein Covid-19 di RSUD Tulehu

Diakui tiga hal itu bisa terealisasi bila ada keinginan kuat dari UMKM dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Koperasi dan UMKM. Dengan sinergi, Sandi yakin UMKM Indonesia akan lebih cepat bertransformasi dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang sempat ambruk akibat pandemi Covid-19.

Akselerasi dari tranformasi digital masyarakat ini harus dibantu, difasilitasi oleh pemerintah, dunia usaha, dan dunia pendidikan. Bagaimana bukan hanya jualan online tapi menciptakan konten kreatif.

Sandiaga menjelaskan, semua UMKM sudah harus masuk ranah digital terlepas apapun usahanya, selama masih bisa dipasarkan secara online. Berdasarkan survei Bank Indonesia, sebanyak 87,5 % UMKM terdampak pandemi. Dari jumlah itu, sebanyak 93,2 % terdampak negatif hingga mengalami penurunan omzet, sedangkan 12,5 % lainnya tidak terdampak karena sudah berjualan online.

“Tetap saja walau berjualan herbal, kuliner, fashion, sekarang semua harus masuk ke dalam ekosistem ekonomi digital. Ini yang juga menjadi peluang buat para UMKM,” tegasnya.

Baca Juga  Jadwal Bola Liga Inggris Malam Ini: Man United Ganggu Hegemoni Liverpool

Salah satu syaratnya adalah bergeser dan inovatif dalam penetapan target pasar sesuai kebutuhan yang juga bergeser, serta perlu jeli menentukan peluang pasar.

“Digitalisasi merupakan pergeseran kebutuhan yang perlu diadopsi oleh pelaku usaha khususnya UMKM. Untuk itu diperlukan uluran tangan berbagai pihak. Dengan demikian, adaptasi, kolaborasi, dan inovasi menjadi bagian yang tak terpisahkan,” jelas Sandiaga.

Selain itu, pemerintah juga sedang meningkatkan penjualan produk-produk dalam negeri dengan membuat trend besar global akibat pandemi dengan gerakan bangga produksi Indonesia dan Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) bukan sebuah mandatori atau kewajiban yang harus dipenuhi oleh para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.