Kunjungi Pulau Morotai, Komisi I DPRD Malut Bahas Aset Provinsi yang Terbengkelai

oleh -39 views
Link Banner

Porostimur.com | Morotai: Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara. melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Pulau Morotai untuk menginfentarisir aset milik Pemprov Maluku Utara di Morotai. Rabu (28/8)

Aset milik Pemprov tersebut dibangun sejak tahun 2011 saat menyongsong Festival Sail Indonesia 2012 di Morotai, namun hingga kini belum di serahkan ke Pemkab Morotai dan di biarkan terbengkalai.

Kuker tersebut di terima Pemkab Morotai, di kediaman Bupati di desa yayasan, Kecamatan Morotai Selatan.

Rombongan Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara sebanyak tiga orang, terdiri dari Ketua DR. H. Wahda Z. Imam bersama anggota Drs. Karwanto Hohakai dan Yenmerus Vixtor Popana, menggelar menggelar pertemuan dengan Pemkab Morotai di kediaman bupati yang di pimpin oleh Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan, Muchlis Baay, MSi.

Link Banner

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi I DR..H..Wahda Z. Imam, menyampaikan bahwa kunjungan kerja mereka dalam rangka untuk mengecek keberadaan aset milik Provinsi Maluku Utara yang ada di Morotai.

Baca Juga  Optimalisasi Penyaluran BBM, Pertamina Atasi Antrian BBM di Labuha

“Kunker kami terkait aset daerah yang di bangun Pemprov Maluku Utara saat menyambut Festival Sail Indonesia di Morotai pada tahun 2012, berupa bangunan dan lainnya baik itu di sektor pariwisata dan pendidikan,” katanya

Menurut Wahda, seluruh aset tersebut belum di serahkan ke Pemkab Morotai sehingga menjadi masalah, karena Pemprov Malut tidak pernah merawatnya bahkan membiarkannya terbengkalai dan merugikan daerah.

Selain itu tegas Wahda, mengakibatkan Pemkab Morotai juga tidak bisa mengelola aset-aset tersebut secara maksimal.

“Jadi kami turun ke Morotai dalam rangka mengecek berapa banyak aset Pemprov Malut yang ada di Morotai. Kami butuh data itu, agar sekembalinya kami dari Morotai, Komisi I DPRD mendesak pemerintah provinsi untuk segera menyerahkan seluruh aset itu kepada Pemkab Morotai untuk dapat dimanfaatkan dan di rawat,” terangnya

Baca Juga  BNNP Maluku siapkan timah panas bagi pelaku narkoba

“Selain itu, kami juga meminta dengan tegas ke gubernur agar memberikan support dan perhatian khusus untuk membangun pariwisata Morotai, karena, Pulau Morotai satu-satunya daerah di Maluku Utara yang masuk dalam destinasi wisata 10 Bali Baru di Indonesia,” pungkasnya. (red/vonny)