Link Banner
Link Banner

Kurang air, Pengungsi gunung agung pakai air hujan untuk mandi

oleh -26 views
Link Banner
@Porostimur.com | Klungkung : Erupsi Gunung Agung yang terjadi sejak beberapa hari lalu membuat saluran air yang berada di wilayah Kecamatan Rendang, Karangasem rusak. Akibatnya, sejumlah warga yang mengungsi kekurangan air.

Ucap Budiani, pengungsi asal Dusun Giana Kangin, Desa Dude Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, mengaku menggunakan air hujan untuk mandi.”Saya sudah satu minggu di sini, hari pertama ada air, hari kedua, ketiga, keempat itu enggak ada air karena lahar itu. Tiga hari mandi pakai air hujan, tapi dicampur pakai air bantuan. Karena kan cuma sedikit airnya,” ungkap Budiani di posko pengungsian Banjar Peken, Desa Kamasan, Kabupaten Klungkung, senin, (04/12)

“untuk keperluan masak, dirinya bersama warga lain mencari air ke sejumlah posko pengungsian lain. Beruntung, air yang dicari Budiani bisa didapat”, tuturnya.

Baca Juga  Aparat Penegak Hukum Di Malut Lemah Tangani Kasus Korupsi

 

Hingga satu minggu mengungsi, kata Budiani, air di Banjar Peken belum mencukupi. Air yang keluar dari keran sangat kecil.

Link Banner

“Ada air datang seminggu dua kali, tidak tentu juga. Di sini kalau datang langsung ditampung,” ungkap Budiani.

Disamping itu, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta katakan untuk memenuhi kebutuhan air pengungsi di wilayahnya, pihaknya mengirim air menggunakan truk tangki secara rutin.

Suwirta mengklaim pihaknya sudah membuat pompa sumur di wilayah Kecamatan Rendang, Karangasem untuk mengganti pompa yang rusak akibat diterjang lahar dingin Gunung Agung.

I Nyoman menjelaskan, jika pihaknya tidak membuat pompa baru, maka persediaan air untuk pengungsi tidak akan terpenuhi.

“Saya minta kepada masyarakat menyiapkan penampungan sementara. Fungsinya, ketika pengiriman air terganggu, mereka masih punya stok air. Mohon kesabarannya saat terjadi keterlambatan,” kata Nyoman. (web-Mtv)

Baca Juga  Tauhid Janji Bangun Ternate dengan Tulus untuk Semua Kalangan

 

 

%d blogger menyukai ini: