Laka lantas di jembatan Waai, 3 orang luka-luka

oleh -47 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Jalan mulus lebar nan lengang, acap kali sering mengundang pengendara memacu tunggangannya dengan kecepatan tinggi.

Mirisnya, kondisi seperti ini sering mengakibatkan pengendara tidak bisa mengontrol laju dan kestabilan kendaraannya sendiri.

Ujung-ujungnya, baik pengendara maupun penumpang kerap mengalami kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Ini pula yang terjadi pengujung pekan kemarin, tatkala Muhammad  Rehalat (40), memacu mobil pick-up bernopol DE 8313 XX dengan kecepatan tinggi di ruas jalanan Desa Waai, Kecamatan Saluhutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Saat berkecepatan tinggi inilah, sopir tak mampu mengendalikan laju dan keseimbangan kendaraannya.

Tak ayal, mobil yang ditumpangi Amina Sangadji (44), Hapni Walla (46) dan Ardiansyah Tombokan (4), hilang kendali dan menabrak seorang pejalan kaki, Denny Rumalaiselan (34), serta pembatas jembatan Desa Waai.

Baca Juga  Pers Harus Jadi Mercusuar bagi Masyarakat untuk Mendapatkan Informasi Akurat
        Salah seorang korban

Hal ini dibenarkan Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Polres P. Ambon dan Pp. Lease, AKP Muhammad Bambang Surya Wiharga, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Senin (15/1).

”Benar, pekan kemarin terjadi kecelakaan lalu lintas di TKP jalan raya Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, antara sebuah mobil pick-up dengan nomor Polisi DE 8313 XX, yang menabrak seorang pejalan dan pembatas jembatan di jembatan Waai,” ujarnya.

Menurutnya, mobil pick-p yang dikendarai Muhammad Rehalat beserta 3 penumpangnya itu sedang menuju Desa Liang namun dengan kecepatan tinggi.

Menghindari sebuah mobil dari arah berlawanan, mobil pick-up justru menabrak pejalan kaki di sisi kiri jalan, Denny Rumalaiselan, yang juga sementara menuju ke arah yang sama.

Baca Juga  Rencanakan Kudeta, Sederet Perwira Militer Sudan Ditangkap

Saat menghindari mobil dari arah berlawanan itulah, jelasnya, mobil pick up mengalami oleng dan menabrak pejalan kaki dan pembatas jembatan Waai.

”Akibat dari kecelakaan tersebut, korban Denny Rumalaiselan pejalan kaki langsung terjatuh ke bawah dari atas jembatan dan langsung mengalami patah tulang kaki bagian kiri. Sedangkan kedua penumpang mobil pick up warga Tehoru itu, mengalami luka-luka sehingga langsung dilarikan ke RSU Desa Tulehu untuk mendapatkan perawatan medis. Namun beberapa jam kemudian pejalan kaki dirujuk Ke RSUD Dr. M. Haulussy Ambon untuk mendapatkan perawatan medis selanjutnya,” jelasnya.

Rehalat selaku pengemudi, tegasnya, sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden dimaksud.

Pasalnya, atas kelalaiannya saat mengemudi menyebabkan kecelakaan yang menimpa orang lain.

Baca Juga  Pemilik Warkop Pertanyakan Protokol Penanganan UMKM Pemkab Kepulauan Sula

Mobil pick up sendiri, tambahnya, ini telah diamankan pihaknya di Mapolsek Salahutu, guna dilakukan penyidikan. (Febby Sahupalla)