Lakalantas Renggut Nyawa Kepala KUA Waeapo

oleh -81 views
Link Banner

@Porostimur.com | Buru : Nasib tragis menimpa Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Waeapo, Aswad Bugis (38).

Saat sedang melakukan perjalanan menuju ke kantornya, ia mengalami kecalakaan lalu lintas, di ruas jalan poros Namlea-Mako, Selasa (9/7) pagi, sekitar pukul 09.30 Wit.

Sepeda motor bernomor polisi DE 6935 AM yang dikendarainya menabrak sebuah minibus bernomor polisi DE 1724 JU yang sedang mengangkut penumpang dari daerah Unit menjju ke dalam Kota Namlea.

Hal ini dibenarkan Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Pulau Buru, Ipda Dede Syamsi Rifai, saat berhasil dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya, kecelakaan maut yang merenggut nyawa Bugis ini terjadi di pertigaan Jalan Gunung Tatanggo, arah menuju BTN Bukit Permai, menuju Terminal Kabupaten dan menuju Batuboy.

Baca Juga  Pemerintah Havana Undang Musisi Ambon Tampil di "Music Week" pada November 2022

”Supir sudah mengamankan diri ke Kantor Unit Laka Lantas Polres,” ujarnya.

Saat melakukan olah perkara dan TKP serta pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket), akunya, diketahui mobil penumpang minibus suzuki carry warna merah dikemudikan Sugiarto (37).

Saat tiba di pertigaan Gunung Tatanggo, jelasnya, Bugis yang mengendarai sepeda motor suzuki shooter 125 warna hijau putih muncul dari arah berlawanan.

Sayangnya, sesuai keterangan para saksi di TKP menyebutkan bahwa sepeda motor yang dikendarai pegawai Kantor Kementerian Agama ini melaju cukup kencang.

Namun sesampainya di TKP yang merupakan jalan menikung, motornya masuk ke jalur jalan sebelah kanan atau posisi kiri dari arah datangnya mobil suzuki carry.

Baca Juga  Mereka yang Hilang Bersama MV. Nur Allya

Akibatnya motor Aswad menghantam bagian depan mobil suzuki carry hingga peot.

Sedangkan Aswad sendiri terkapar tak sadarkan diri usai mengalami benturan kencang di bagian kepala, hingga mengeluarkan darah segar.

Ditambahkannya, polisi yang tiba di TKP langsung membawa korban ke RSU Lala, namun di tengah perjalanan korban sudah menghembuskan nafas terakhirnya.

Menurutnya, korban meninggalkan tiga orang anak, sementara istrinya sendiri telah meninggal beberapa waktu lalu.

Jenasah Bugis sendiri, tambahnya, telah diambil keluarganya untuk dikebumikan di Pekuburan Umum Bukit Permai tadi sore.

”Akhirnya korban meninggal sebelum mendapat perawatan medis,” pungkasnya. (ima)