Lakukan Sidak, DPRD Bitung Temukan Indikasi Penyelewengan Dana Kelurahan

oleh -58 views
Link Banner

Porostimur.com | Bitung: Komisi I DPRD Kota Bitung, Senin 27/1/2019 kemarin, menggelar sidak di Kelurahan Weru Dua, Kecamatan Girian.

Dalam sidak tersebut, para wakil rakyat itu mendapati ada proyek yang menggunakan Dana Kelurahan terkesan amburadul alias asal jadi.

Proyek yang ditemukan berupa perbaikan drainase dan jalan paving yang menggunakan Dana Kelurahan sebesar Rp 259.096.600.

Anggota Komisi I dari fraksi PDI-Perjuangan, Habriyanto Achmad “HYA” kepada sejumlah wartawan, Rabu (29/1/2020) mengatakan bahwa kontraktor yang melakukan pekerjaan ini sangat tidak becus. Alhasil menurutnya di lapangan, proyek tidak sesuai spesifikasi.

“Hanya disentuh dengan kaki cornya langsung berjatuhan, begitu juga jalur airnya juga tidak jelas,” tukas HYA.

Menurutnya, karena jalur drainase tidak terarah, otomotis airnya pasti akan naik kejalan dan tidak akan mengalir lewat drainase, begitu juga dengan jalan paving, sehari saja mobil melintas pavingnya akan bergeser.

Baca Juga  Mutasikan ASN, akar AGK didiskualifikasi Bawaslu Malut

“Pekerjaan macam apa ini, justru hanya menghamburkan uang negara dan terkesan kontraktor hanya mencari keuntungan besar. Padahal anggarannya diberikan untuk mensejahterakan rakyat Kota Bitung.,” tegasnya.

HYA mengatakan, kalau pekerjaan dibuat hanya asal jadi, bagaimana masyarakat akan menikmatinya. Disisi lain, pihak kontraktor tidak mengerjakan dua item yang masuk dalam rincian anggaran.

Item pertama, belanja modal peralatan kebersihan dan mesin, pengadaan alat pembersih dengan anggaran Rp 34.500.000, didalamnya terdapat beberapa unit pengadaan dan perbaikan bak sampah.

Item kedua, belanja modal aset tetap lainnya, pengadaan aset tetap renovasi dengan anggaran sebesar Rp 5.000.000 untuk perbaikan satu unit toilet.

Kalau sudah seperti ini, perlu dipertanyakan uang negara itu dikemanakan. Seharusnyakan, Dana Kelurahan itu dikelola dengan baik, biar mayarakat bisa menikmatinya.

Baca Juga  Logo Baru ACT, Tak Sekadar Merefleksikan Perjalanan Kemanusiaan Lembaga

“Adapun terkait dengan proyek ini ditanggapi negatif oleh warga setempat. Menurut warga, proyek belum lama dikerjakan, sekarang sudah mulai rusak,” jelas Achmad. (dan)