Langgar Kesepakatan, Aktifitas NHM Diboikot Masyarakat Lingkar Tambang, Polisi Diduga Aniaya Sejumlah Demonstran

oleh -176 views
Link Banner

Porostimur.com | Malifut: Demonstrasi memprotes kebijakan PT, NHM oleh sejumlah aktivis dan masyarakat lingkar tambang tentang Memorandum of understanding (MOU) oleh pemerintah, PT.NHM dan msyarakat lingkar tambang pada tahun 2006 silam mendapat perlakukan tidak manusiawi oleh aparat kepolisian, Rabu (8/7/2020)

Kordinatir Aksi Marlin Djurubasa menyampaikan aksi yang digelar selama dua hari yakni tanggal 6-7 Juli 2020.

“Pada tanggal 6 kemarin aksi yang kami lakukan di depan pos utama PT. NHM mulai pukul 13:00 WIT-16:00 tetapi tidak ada satupun yang merespon”, katanya.

Marlin bilang pada saat kami melakukan orasi terkait dengan tuntutan kami, Dan Demonstrasi ini suda 4 kali dan audens 2 kali namun tidak ada putusan dikrenakan pihak perusahan dengan alasan belum mengantongi data padahal sudah 23 tahun NHM beroprasi di tanah Halmahera sungguh ironis

“Mereka tidak menggubris semua aspirasi kami malah kami di perhadapkan dengan pihak Kepolisian. Sehingga kita melakukan evaluasi dan memutuskan memboikot logistik milik NHM”, ujarnya.

Baca Juga  Kisah Kuda Hitam: 'Dewa-Dewa' Yunani Meraih Juara Euro 2004

Kemudian pada 7 Juli 2020 pukul 14:00 wit hadir pihak Kepolisian menggunakan mobil truk berisi amggota penuh kemudian pukul 16:00 WIT dua mobil logistik yang berisi BBM yang berwarna biru.

Setelah tibanya di lokasi boikot (Desa Baringin) Polisi dengan sikap arogan langsung membubarkan paksa aksi tersebut sekaligus memukul mundur semua masa aksi sehingga sebagian massa aksi mengalami luka-luka dan pelecehan beber aktivis dari API Sulut ini.

Aksi yang berpusat di Desa Beringin tersebut dengan tuntutan sebagai berikut:

  1. Transparansi anggaran 1% yang menjadi kesepakatan bersama di tahun 2006 antara pemerintah, pihak perusahan dan masyrakat lingkar tambang
  2. Hapus batasan semester penerima bantuan pendidikan
  3. Bangun asrama mahasiswa di setiap kota studi
  4. Berikan hak dan jaminan buruh di masa pandemi
  5. Berikan laporan AMDAL dan sosialisasi
  6. Gadget Desa sesuai kesepakatan bersama (rp.350.000.000)
Baca Juga  Lawan Covid-19, Puskesmas Obi Utara Bersama Tim Satgus Terus Pantau Kedatangan Kapal Rute Ternate Bacan dan Obi

Berikut Nama-nama Korban:

  1. Rovin Djinimangale GMNI HALUT
  2. Marlin Djurubasa API SULUT(pingsan sekaligus pelecehan)
  3. Dopen Botha LMND SULUT (luka di ke dua kaki ),
  4. Riko Sarepa GMNI MANADO
  5. Else Porotjo GMKI HALUT (Keseleo tangan sebelah kanan),
  6. Yambres Punana LMND HALUT (pecah Bibir)
  7. Doni Balisosa LMND SULUT
  8. Yugen Pangaju GAMHAS MALUT
  9. Mely Toropo LMND SULUT
  10. Adolenci Woju API KARTINI HALUT
  11. Anton Punana LMND HALUT
  12. Aklesius Burian

(red/bur/ifo)