Lantik Sejumlah Pejabat, Gubernur Maluku Tuai Kritikan

oleh -155 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Langkah Gubernur Maluku, Murad Ismail melantik sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di jajaran Pemprov Maluku pada, Jumat (3/1/2020) lalu, menuai kritikan.

Ketua terpilih DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Maluku, Heppy Leonard Lelapary menilai perombakan kabinet yang dilakukan Murad Ismail tidak sesuai dengan mekanisme dan jauh dari kata transparan.

Perombakan kabinet birokrasi menurutnya harus berdasarkan mekanisme lelang jabatan dan pertimbangan Baperjakat. Perombakan kabinet ini juga dinilai tidak sesuai dengan janji kampanye pasangan Murad Ismail – Barnabas Orno pada pilkada lalu.

“Kami harus mempersoalkan, apakah perombakan kabinet yang dilakukan gubernur sudah melalui mekanisme Baperjakat, atau paling tidak ada mekanisme lelang jabatan, sehingga terbuka back masyarakat dan tidak terkesan adanya ketidak adilan atupun tidak berimbang, maupun tidak merata dalam mengakomodir potensi yang ada untuk membangun Maluku,” ujarnya.

Sumber Video: Facebook follow Seputar Maluku

Sementara itu, Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon, Almindes Syauta mengatakan, langkah rotasi pejabat pemerintahan yang dilakukan oleh Murad Ismail sangat kental dengan nuansa like and dislike dan tidak didasarkan pada penilaian obyektif kerja birokrat.

Baca Juga  Album Baru NCT Masuk Daftar Billboard 200

Menurut Syauta, salah satu janji kampanye Murad Ismail-Barnabas Orno adalah akan mengisi jabatan-jabatan di birokrasi Provinsi Maluku dengan keterwakilan dari 11 daerah.

“Pertanyaannya hari ini, janji itu sudah diimplementasikan atau belum? Ini yang jadi persoalan,” ujarnya.

Sumber Video: Facebook follow Seputar Maluku

Diketahui, Gubernur Maluku, Murad Ismail baru-baru ini melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yaitu: Kepala Dinas Perhubungan Ismail Usemahu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Farida Salampessy, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Hendri Far-Far, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan M Saleh Thio, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM  Martha Magdalena Nanlohy, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Habiba Saimima.

Baca Juga  Sebut Islam Bukan Agama, Uskup Agung Yunani Dikecam

Selain itu, ada Kepala Dinas Ketahanan Pangan yang dipercayakan kepada Lutfi Rumbia, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Margareth Elma Samson, Kepala Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hadi Sulaiman, Kepala Biro Perbatasan Negara Popi Bachmid dan Inspektur Provinsi Maluku Rosida Soamole.

Selain Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, ada juga Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas yang dilantik diantaranya Kepala Bidang Mutasi dan Promosi pada Badan Kepegawaian Daerah, John Markus Hursepuny (Kabag Kelembagaan dan Analisis Jabatan pada Biro Organisasi Setda Provinsi Maluku), Adeci Ayuba (Kabid pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD).

Ada juga Muhammad Marasabessy (Kabid Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku), Mariska Laurensya (Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pariwisata), Helenita Herlina Nanlohy (Kabid Pemberdayaan Usaha Kecil pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah), Melkias Lohy (Kabag Protokol pada Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Setda Provinsi Maluku), Erawan Asikin (Kabid Pengelolaan Ruang Laut pada Dinas Kelautan dan Perikanan), Endang Widya Astuty (Kasubag Pengendalian Pembangunan Sosial Budaya pada Bagian Pengendalian Pembangunan Biro Administrasi Pembangunan Dan Pengadaan Barang Jasa). (red/rtl)

Baca Juga  KPK Tetapkan Menteri Sosial Juliari Batubara sebagai Tersangka Suap Bansos Covid-19