Lanud Pattimura siap sukseskan Pesparani

@Porostimur.com | Ambon : Pangkalan Udara (Lanud) Pattimura, menyatakan kesediaannya berpartisipasi dalam menyukseskan penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Nasional I, di Kota Ambon, 27 Oktober 2018 nanti.

Bukan saja untuk pengamanan bandar udara (bandara), namun Lanud Pattimura pun akan mengupayakan kelancaran mobilisasi pelengkapan yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan Pesparani nanti.

Saat berhasil dikonfirmasi @porostimur.com, Sabtu (13/10), hal ini dibenarkan Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Pattimura, Kol (Pnb) Antariksa Anondo,SE,M.Tr(Han).

”Untuk menyiapkan itu, kami sendiri punya SOP (Standar Operasi dan Prosedur) untuk pengamanan di bandara. Tentunya nanti kami akan berkoordinasi langsung dengan panitia, termasuk dengan polisi, siapa saja yang dilibatkan. Karena ada sebagian panitia dari Pesparani daerah lain itu senior-senior kami TNI AU. Jadi, ya mau tidak mau, ada keterlibatan kami di situ. Bahkan, Pak Wagub kemarin sudah telepon kami berharap bahwa TNI AU bisa mendukung full untuk kelancaran kegiatan pesparani. Beliau menginginkan adanya angkutan udara dalam membawa perlengkapan yang diperlukan dalam kegiatan Pesparani. Nah ini yang akan saya sounding ke pimpinan, mudah-mudahan kami dari TNI AU bisa membantu,” jelasnya.

Tentang bantuan berupa pesawat terbang untuk membantu kelancaran penyelenggaraan Pesparani, tegasnya, masih harus dikoordinasikan kembali, mengingat beberapa unit pesawat terbang sedang diperbantukan mengatasi masalah bencana alam di Palu dan sekitarnya.

”Permasalahannya adalah ya kita tau sendiri sekarang kelompok sedang pemilihan. Pun, kita dukung pesawat ini baru penanggulangan di Palu. Saya berharap di Palu pesawat yang kita punya bisa mendukunglah, bisa 1 atau beberapa. Waktu bisa membantu atau mendukung keinginan dari panitia dan yang pasti harapannya kita bisa membantu proses pengamanan juga tentunya berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Pesparani,” tegasnya.

Khusus untuk pengamanan Bandara Internasional Pattimura, terangnya, pihaknya masih harus melakukan koordinasi dengan Polda Maluku.

Mengingat, kuota personil pengamanan yang diminta Polda Maluku tidak sesuai dengan SOP pengamanan Bandara Pattimura yang diterapkan pihaknya.

Dimana, dalam 1 hari pihaknya menyiagakan 1 peleton pasukan yang dipersiapkan khusus untuk kegiatan pengamanan.

”Kalau persiapan personil, jujur TNI AU diminta 20 orang dari pihak Polda. Namun, kami sendiri belum merapatkan, memang cukup 20 orang? Karena, di bandara sendiri dengan tidak ada kegiatan yang memang bagian besar kami siapkan satu peleton setiap hari. Kami sudah coba berhubungan dengan Angkasa Pura untuk membuat Satgas Pam Bandara yang nanti akan dijaga 24 jam. Sampai sekarang kan baru hanya begitu. Penerbangan selesai, pengamanan juga selesai. Jadi, untuk proses kedepannya akan demikian dan mungkin akan lebih kali. Misalnya, saya perkirakan nanti akan kami koordinasikan lagi dengan pihak kepolisian dari Polda,” pungkasnya. (keket)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: