Lepas Ekspor Tuna asal Maluku ke Jepang, Menteri Edhy Sebut Pemerintah Serius Soal LIN

oleh -72 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo melepaskan ekspor ikan tuna asal Maluku seberat 2.222 kilogram untuk diekspor ke Jepang.

Pelapasan ekspor ikan Tuna hasil tangkapan laut Maluku itu, dilakukan Mentri KP, didampingi Gubernur Maluku, Murad Ismail, dua Anggota DPR RI dapil Maluku, Abdulah Tuasikal dan Hendrik Lewerissa, bertempat di PT Maluku Prima Makmur, Ahad (30/8/2020).

Pada kesempatan tersebut, Mentri Edhy memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku yang terus meningkatkan sumber daya lautnya. Sehingga, ekspor ikan Tuna ke Negara Jepang ini dapat dirasakan dan dinikmati serta bermanfaat bagi masyarakat Maluku.

Edhy bilang, peningkatan daya ekspor Maluku ke negara luar, bertanda seriusnya pemerintah pusat dalam mendorong sektor perikanan laut Maluku. Selain itu juga bermanfaat bagi nelayan di Maluku. 

Link Banner

“Jadi kita dapat dua sertifikat. Jepang dan Arab Saudi untuk ekspor hasil laut kita negara tujuan. Untuk memasarkan ikan kita di negara luar,” ujarnya.

Baca Juga  Oknum PNS di Desa Kotiti Halsel, Diduga Terima BLT Pusat

Edhy Prabowo juga mengatakan, kehadiranya di Maluku khususnya di kota Ambon merupakan keseriusan Pemerintah Pusat terhadap penetapan Provinsi Maluku sebagai LIN.

Karena itu selain Menteri Kelautan dan Perikanan hadir juga Sekretaris Jenderal Kementrian Kelautan dan Perikanan RI serta sejumlah Dirjen, staf ahli dan pembina pun hadir dalam kunjugan kerja itu.

Edhy mengatakan, kehadiran dirinya dan semua pejabat eselon I, kecuali inspektur jenderal, di Ambon selama tiga hari waktu kunjungan, sebagai bukti keseriusan pemerintah pusat dalam mendukung Maluku sebagai lumbung ikan nasional. Selama kunjungan, mereka akan bertemu dengan sejumlah pihak untuk membicarakan rencana strategis pengelolaan perikanan di Maluku.

“Kami serius. Kami siap bekerja sama untuk mendorong, membuktikan Maluku sebagai lumbung ikan nasional secara nyata. Bukan sekadar jargon, ataupun hanya aturan baik perpres maupun undang-undang. Yang paling penting implementasinya. Ini yang diperintahkan Bapak Presiden ke kami,” kata Edhy.

Baca Juga  Umnehopa ajak kawula muda Maluku Barat Daya ikuti GPP MBI

Dalam kesempatan itu Menteri Kelautan dan Perikanan menyerahkan bantuan pemberdayaan kepada para kepala dinas kelautan dan perikanan kabupaten/kota di Maluku,.

Yang diberikan oleh kementerian saat ini disadari sungguh masih kurang dan karena itu melalui pemerintah pusat Kementrian Kelautan Dan Perikanan RI telah menyiapkan sejumlah dana untuk kepentingan nelayan di seluruh Indonesia, khususnya nelayan yang ingin meningkatkan hasil produksi mulai dari 50-200 juta melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Di tempat yang sama Ketua Maluku Satu Hati (MSH) Provinsi Maluku Dominikus S Kelyombar, SH mengatakan kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan RI hari ini merupakan berkat besar bagi masyarakat Maluku.

“Karena itu kepada Pemerintah Provinsi Maluku agar jemput bola ini dengan mempersiapkan semua prasana yang berkaitan erat dengan LIN itu,” harapnya. (olof)