Lerai Pertikaian Pemuda, Pelipis Anggota Polisi Luka Robek 

oleh -1.673 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Maksud hati hendak melerai perkelahian antara pemuda, seorang anggota kepolisian, SLS (25), malahan terkena bogem mentah salah satu pelaku perkelahian.

Mirirsnya lagi, bogem mentah yang dilayangkan pemuda tadi bahkan meninggalkan bekas berupa luka robek pada pelipis mata sebelah kanan.

Kejadian ini berawal ketika pemuda Batu Gantung, JP (19), sedang berkelahi dengan pemuda setempat lainnya, di jalan Dr Siwabessy, tepatnya di depan Gereja Rehoboth Batu Gantung-Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Senin (24/2) pagi.

SLS yang berpangkat Brigadir Satu (Briptu) sementara berada di lokasi kejadian kemudian mencoba melerai keduanya.

Namun apes bagi SLS wajahnya malahan terkena bogem mentah yang dilayangkan JP.

Baca Juga  Cinta Tak Mengenal Waktu

Atas kasus ini, penyidik Satuan Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease telah memeriksa 2 orang saksi serta menetapkan JP sebagai tersangka.

Hal ini dibenarkan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Iptu Julkisno Kaisupy, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Rabu (26/2).

Menurutnya, JP dijerat dengan sangkaan melakukan penganiayaan.

”Pelaku yang sudah jadi tersangka telah kami tahan di rutan Mapolresta Pulau Ambon guna menjalani pemeriksaan intensif. Tersangkaa JP pun dikenai pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan,” ujarnya.

Insiden ini, akunya, berawal ketika terjadi keributan antara sekelompok pemuda di depan rumah SLS.

Karena mendengar keributan itu, SLS pun berupaya keluar rumahnya seraya melerai dan menengahi keributan dimaksud.

Baca Juga  Menjaga Pasokan di Tengah Pandemi

Sayangnya, sesalnya, saat menengahi pertikaian dimaksud inilah, wajah SLS terkena bogem mentah yang dilayangkan JP.

”Setelah mendapat laporan, Selasa (25/2) malam, tim Buser mencari pelaku hingga akhirnya ditemukan dan dibawa ke Mapolresta Ambon untuk dimintai keterangan. Setelah diinterogasi, JP mengakui dia yang memukul Briptu SLS,” pungkasnya. (shinta)