Lettu Yohanes Rahawain Lamar Hillary Lasut, Rumah dan Mobil Lexus Jadi Bagian Antar Harta

oleh -142 views
Link Banner

Porostimur.com, Manado – Lettu Inf Yohanes Prasetyo Rahawarin ST.Han, secara resmi, meminang Hillary Brigitta Lasut SH LLM, anggota DPR RI termuda asal Sulawesi Utara.

Acara maso minta digelar di kediaman keluarga Lasut-Tjanggulung di Pakowa Manado, Jumat (23/9/2022).

Pada prosesi lamaran, Bupati Elly Lasut tampak mengenakan baju adat pria khas Talaud. Sedangkan Letjen Jeffry Apolly Rahawarin dan Arni Sukarni tampak mengenakan baju adat khas Ambon.

Acara Maso Minta ini memadukan prosesi dari empat budaya berbeda, Minahasa, Talaud, Maluku dan Tionghoa.

Prosesi lamaran dimulai ketika Lettu Yohanes yang diantar orangtua, Letjen Jeffry Apolly Rahawarin dan Arni Sukarni serta tokoh adat Maluku tiba.

Rombongan turun di depan RS Mata Sulawesi Utara yang berjarak sekitar 1 km dari rumah kediaman.

Mereka disambut Tonaas dan Tarian Kabasaran. Sebelumnya, tetua adat Maluku menyampaikan maksud kedatangan.

Selanjutnya, Keluarga Rahawarin membawakan Adat Kain Gandong dilanjutkan dengan sambutan Tari Maengket.

Lalu prosesi adat Talaud. Mendekati kediaman Hillary, rombongan disambut meriahnya iringan Musik Bambu.

Suasana kultural begitu kental karena keluarga besar Hillary Lasut–termasuk pejabat eselon II Pemkab Kep. Talaud–mengenakan baju adat masing-masing.

Tiba di gerbang kediaman Elly Lasut, Kel. Lettu Yohanes Rahawarin disambut Wakil Bupati Kep. Talaud, Moktar Arunde Parapaga dan tetua adat Talaud.

Sementara di dalam rumah, telah menunggu Hillary dan keluarga besar. Elly Lasut sendiri mengenakan baju adat pria khas Talaud.

Uskup Manado, Mgr Estephanus Rolly Untu MSC turut mendampingi keluarga.

Baca Juga  Phoebe Bridgers Cover 'Nothing Else Matters' Metallica Jadi Lebih Muram & Gelap

Selanjutnya prosesi ‘Toki Pintu’ dibawakan AKBP Eliazar Sopacoly. Sementara, mewakili tuan rumah, Stevanus Vreeke Runtu diminta membuka pintu dan menyambut keluarga.

Acara pinangan ini pun dirangkaikan dengan prosesi antar harta yang memadukan adat Maluku dan Tionghoa (Sangjit)

Proses adat Minahasa digelar karena Elly Lasut yang notabene berasal dari Tomohon, Minahasa.

Sedangkan adat Talaud, tak lepas dari status Elly Lasut yang notabene Bupati Kep. Talaud.

Adat Maluku karena keberadaan Kel. Rahawarin dari daerah kepulauan di Indonesia Timur itu.

Sedangkan adat Tionghoa digelar karena keluarga ibu Hillary, almarhumah Telly Tjanggulung.

Permohonan Lamaran oleh Letjen TNI (Purn) Jeffry Apolly Rahawarin

Permohonan lamaran diutamakan langsung ayah Lettu Yohanes, Letjen TNI (Purn) Jeffry Apolly Rahawarin.

Pucuk di cinta, ulam pun tiba. Elly Engelbert Lasut merasa tersanjung atas permohonan itu.

Kendati begitu ia tak langsung mengiyakan.

“Sebagai orangtua, kami memberikan kebebasan kepada anak kami Hill (Hillary) untuk menjawab,” kata Bupati Kepulauan Talaud itu.

Hillary tak berkata-kata. Hanya sebuah anggukan. Sontak, Elly menggamit tubuh sang buah hati semata wayang.

Mata Elly Lasut berkaca-kaca. Suaranya bergetar. Ayah dari Hillary, Dr dr Elly Engelbert Lasut saat  menanyakan kesediaan putri satu-satunya untuk menerima pinangan Yohanes pun larut dalam suasana haru.

Elly Lasut yang adalah Bupati Talaud ini bahkan sempat diam sejenak karena hampir menangis terharu menyaksikan putrinya akan melangkah ke jenjang pernikahan.

Baca Juga  Lima Puisi Sion Selfanay

“Hillary mau terima pinangan Yohanes? Kalau mau, berarti harus lebih dewasa dan mandiri,” kata Elly yang didampingi keluarga besar Lasut-Tjanggulung.

“Kita sudah melihat bahwa Hillary menerima. Setelah ini kita tentu akan baku ator, bacirita seperti apa ke depan,” kata Elly yang terisak.

Momen yang menarik perhatian seluruh tamu undangan pun terjadi sesudah itu, di mana pihak keluarga laki-laki menjalankan adat tradisi antar harta.

Setelah itu kedua belah pihak berembuk singkat. Hasilnya, setelah ini akan disiapkan acara tunangan dan pernikahan.

Stevanus Vreeke Runtu mewakili kedua keluarga menyampaikan kepada hadirin, lamaran sudah diterima.

“Sudah dibicarakan, setelah ini kedua Keluarga akan menyiapkan proses selanjutnya,” kata mantan Bupati Minahasa itu.

Pendeta Gilbert Lumoindong turut membekali Yohanes dan Hillary.

Sebelum mendoakan, Pendeta Gilbert memberikan ayat pedoman dari Perjanjian Lama Mazmur 127:1.

“Pernikahan yang berbahagia tidak menekankan pada kesempurnaan tapi pada pengertiaan,” katanya.

Usai itu, Uskup Manado, Mgr Estephanus Rolly Untu mendoakan serta memberkati Yonanes dan Hillary. 

Harta atau Seserahan yang Dibawa

Prosesi Maso Minta atau pinangan anggota DPR RI asal Sulut, Hillary Brigita Lasut oleh Lettu Inf Yohanes Prasetyo Rahawarin turut diwarnai prosesi antar harta atau seserahan.

Keluarga Yohanes tak tanggung-tanggung membawa seserahan.

Prosesi antar-harta ini berlangsung dengan menetapkan adat Tionghoa. Prosesi Sangjit namanya.

Harta yang diserahkan Keluarga Rahawarin diserahkan dalam 15 baki berbeda.

Baca Juga  Upaya Penguatan Komisi Yudisial Melalui Revisi Undang-Undang

Setiap baki terdiri dari item harga yang diserahkan.

Baki pertama ialah satu unit rumah, lengkap dengan kolam renang di Bandung seharga Rp 13 miliar.

Baki kedua adalah mobil Lexus tipe RX hitam, senilai Rp 1,3 miliar.

Baki berikutnya ialah uang pengganti air susu ibu senilai Rp 250 juta. Baki berikutnya uang pesta senilai Rp 100 juta.

“Uang pengganti susu dimaksudkan sebagai terima kasih kepada ibu, mama yang telah melahirkan Hillary dan membawa kehidupan ke dunia ini,” kata tetua adat Tionghoa yang menuntun Sangjit.

Selanjutnya ada perlengkapan dalam rumah seperti mebelair; tas dan jam tangan wanita; baju, sepatu, tiga item perhiasan dan parfum.

Tidak hanya itu, ada juga produk skin care dan sabun mandi senilai masing-masing Rp 5 juta.

Lalu ada berbagai jenis makanan dan minunam sebagai syarat utama bagi orang Tionghoa.

Seperti misoa, anggur, kue-kue, manisan, gula-gula tunangan, buah apel dan jeruk, Leci Longan kalengan.

Ada juga kaki babi kaleng yang merupakan simbol kesehatan dan kemakmuran.

Harta diserahkan secara sombolis oleh ibu Yohanes dengan memasangkan kalung kepada Hillary.

Di samping itu, ada juga barang-baranf kebutuhan pertunanganan, perkawinan hingga Balas Gereja.

Total harta yang diserahkan itu, sebagaimana disebutkan pemandu acara Rp 15 miliar sekian.

(red/tribunmanado/berita manado)