Lima Desa Wisata di SBB Raih Penghargaan Kemenparekraf

oleh -415 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Lima desa wisata di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) meraih penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Kelima desa wisata yang menerima penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 adalah desa wisata Luhutuban, desa wisata Tumalehu Barat, desa wisata Buano Utara, desa wisata Elpaputih dan desa wisata Kota Piru.

ADWI 2021 merupakan ajang pemberian penghargaan kepada desa-desa wisata yang memiliki prestasi dengan kriteria-kriteria penilaian dari Kemenparekraf/Baparekraf. Event ini bertujuan untuk menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia dan berdaya saing tinggi.

Bertempat di ruang aula Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, telah di serahkan piagam penghargaan ADWI 2021 dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kepada kelima desa wisata di Kabupaten SBB, pada Selasa (11/1/2022).

Hadir mewakili Dinas Pariwisata Kabupaten SBB, Kabid Destinasi Dispar SBB Yusnita Tiakoly. Sementara dari Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, kabid pemasaran, kabid kelembagaan dan kabid destinasi memberikan penghargaan secara simbolis mewakili Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku. Turut hadir mendampingi beberapa pejabat fungsionalis di lingkup Dinas Pariwisata Provinsi Maluku.

Baca Juga  Kementerian LHK Bongkar Penyelundupan Kayu Ilegal Asal Hutan Maluku di Sikka NTT

Sementara itu Kabid Destinasi Dispar SBB Yusnita Tiakoly menuturkan, bagi beta, komitmen sangat penting agar sektor wisata dapat menjadi ekonomis. Dan ini harusnya menjadi pemicu dalam menggerakkan dan membangkitkan sektor wisata kita.

“Semoga ke depan desa-desa yang mendapat penghargaan akan lebih memacu diri lebih baik lagi,” harap dia

Lewat kesempatan itu, Tiakoly sangat berterima kasih kepada Dinas Pariwisata Provinsi Maluku atas dukungan serta perhatiannya kepada mereka di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

“Festival Pulau di Selat Valentine dan Festival Kapitan Jongker adalah dua diantara beberapa event yang diharapkan dapat menjadikan Pariwisata Kabupaten SBB lebih dikenal lagi,” kata dia.

“Semoga ini jadi pemicu agar pariwisata di SBB makin menjadi perhatian serius, serta semua pihak makin giat mempromosikan destinasi wisata lainnya di Bumi Saka Mese Nusa,” pungkas dia. (Akib)