Lima Penambang Emas Dibunuh OTK di Yahukimo

oleh -34 views
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menunjukkan lokasi dari kasus meledaknya bom di Sibolga, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/3/2019). Pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban ledakan bom di lokasi tersebut yang diduga merupakan istri dan anak dari terduga teroris Abu Hamzah. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/pd.
Link Banner

Porostimur.com | Papua: Situasi Papua tampaknya belum kondusif. Mabes Polri melansir jika darah warga sipil kembali tumpah di Bumi Cendrawasih itu.

Beberapa orang pendulang emas di wilayah Kabupaten Yahukimo dilaporkan telah dianiaya dan dibunuh. Mereka yang belum diketahui identitasnya itu diperkirakan berjumlah lima orang.

Belum jelas identitas para penambang yang umumnya pendatang itu.

“Penyerang menggunakan senjata tajam, anak panah, tombak, dan parang kepada para penambang. Info awal ada lima orang yang diperkirakan tewas,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (3/9/2019).

Link Banner

Insiden ini awalnya dilaporkan ke Kapolres Asmat meski wilayah hukumnya diperkirakan masuk di kampung Minim kabupaten Yahukimo.

Baca Juga  Harga Sembako Tidak Stabil, GMKI & GP Anshor Minta Pemda Halut Turun Tangan

“Pelaku melarikan diri ke dalam hutan. Jadi diserang oleh warga lokal. Mereka menyerang begitu saja, tidak ada konflik sebelumnya,” imbuh Dedi saat ditanya apa motif peristiwa ini.

Saat ini aparat sedang menuju ke sana dan mengevakuasi jenazah penambang malang itu.

Sebelum ini, pada Desember tahun lalu, puluhan pekerja jalan trans Papua dari PT Istaka Karya dibantai di Nduga. (red/beritasatu)