Lima Puisi Firman Wally

oleh -42 views
Link Banner

Di Tanjung Leihitu

Di tanjung laihitu
Sering kujumpai anak-anak menari dengan gelombang
sebelum datangnya topan

Sering kujumpai ibu-ibu
Menyanyikan lagu-lagu rindu
Semerdu burung-burung bersiul
menjelang megahnya senja di pucuk benalu

Di tanjung Leihitu
Ayah sering meminang ikan gete-gete
untuk dikawinkan dengan ikan garopa
Sebelum perahunya dilepaskan
Pada laut yang disebut dulang
Penghasil kehidupan

Di tanjung leihitu
Segala kisah
Hingga rindu
Bersyair dengan indah di sana

Link Banner

Tahoku, 27 Juni 2020

=======

Kembali Pada Bibir Pantai

Di bibir pantai
Layar ditikam paling dangkal
Semang diikat erat-erat
Perahu dilepaskan
Untuk menikmati asinnya lautan

Bila angin menghadang
Gelombang menerjang
Perahu melenggang
doa pun terbentang
di dalam dada yang paling lapang

Baca Juga  Tangkal hoax dan isu Sara, IJTI Maluku gelar pelatihan jurnalistik

Jika angin dan gelombang terus berdatangan
Maka aruslah menjadi temali
Dan bibir pantai tempat ia kembali

Tahoku,28 Juni 2020

=======

Kayu Menjelma Perahu

Di pagi itu
Langit kelabu
Hanya ada rintik hujan
Sunyi di tempat keramian
Sebatang kayu yang bercerai
dengan ranting berlayar di air laut paling kaki
Di situlah mataku berlabu
Pada sebatang kayu itu
yang menjelma perahu

Tahoku, 30 juni 2020

========

Balada Pelaut

Sebelum gelap beranjak pergi
Kau sudah ada di hamparan ombak
Di bahu kakananmu ada istrimu dalam ratapan
Di bahu kirimu anakmu menangis kelaparan

Dayung kau tanamkan pada jerninya air laut
Berharap ikan-ikan menari di perahumu paling perut
Keringatmu mengalir menjadi lautan yang tak kalah asinnya
Doa beribu-ribu berdesir
sebelum kau kembali ke hamparan pasir

Baca Juga  Sambut Pileg-Pilpres, Polsek Teluk Ambon gelar Pam Ibadah minggu

Di laut
Kau tenggelamkan segala doa
untuk menangkap sepanggal tulang
Yang akan kau liuri di atas dulang
untuk anak dan istrimu yang tersayang

Tahoku, 30 juni 2020

===========

Lautan Teka-teki

Setelah lama kapal meninggalkan daratan
Mereka berdiri berjejeran di atas haluan
Di mata mereka hanyalah kepulangan
berkah yang sudah lama jadi dambaan

Lautan adalah surga mereka
Bibir pantai adalah rumah mereka
Berlayar tinggalkan daratan yang tercinta
Di laut mereka hanya menghasilkan lagu-lagu rindu
sebagai penghibur hati
Sebab nasib yang dicari hanyalah teka-teki

Di laut burung-burung berdansa dengan angin
Ikan-ikan timbul tenggelam di atas permukaan
Di mata mereka hanyalah godaan

Arus membawa mereka ke sana-ke mari
Mereka pun latih
Karena apa yang dicari mereka hanyalah teka-teki

Baca Juga  Mau Tampil Lebih Elegan Saat Idul Adha?, Intip 6 Model Gamis Warna Coklat ala Influencer ini

Tahoku, 01 Juli 2020

======