Lima Puisi Rudi Fofid

oleh -24 views
Link Banner

Mata Dawai

tahuri sudah ditiup, bing
lihat, batang palaka tua
terbujur jadi badan gitar
mari, bentangkan jiwa
sebagai seribu dawai
petik, cabik, racik

tifa sudah ditabuh, bing
dalam gemuruh ukulele
hanya peluh boleh meleleh
lepaskan teriakan huwele
sebab pattimura harus cakalele
dalam langgam tifa alune-wemale

seruling sudah bernafas, bing
jangan rias debu di wajah
tak perlu seribu ikat bunga
tak usah genggam lenso air mata
sebab kiamat tidak akan tiba
sedekat senja kala

gitar sudah bergetar, bing
biarkan malaikat hitam manis
dengan mata dawai
naik ke panggung
sebab semua tidak tahan
mendengar nyanyian angsa

Tual, 22 Januari 2020

=======

Seekor Bangau Putih di Kampung Nabi-Nabi

seekor bangau putih menari kipas
ia melintasi puting-puting angin
butuh-utuh angin, tahi-tahi arus
dia lebarkan elok sayapnya
sampai tiba di kelok satu kuala
tempat seribu bangau hitam bernyanyi
madah kasih sayang
“cinta lebih lebar daripada seribu jantung
dan semesta imajinasi manusia.
luhurnya menahbiskan api emas”

manakala musim ruaya tiba
bangau putih masih menari
di antara bangau hitam yang mencintainya
maka ia dicerca batu dirajam kata
kipasnya dipatahkan bulunya dicabik
paruhnya dicincang jejaknya dihapus
namanya dibenam kenangannya disodomi
tetapi bangau putih itu tetap menari
di kampung halaman nabi-nabi
karena tuhan goyang rebana

Baca Juga  Bhayangkari Cabang Kepulauan Sula Berikan Bantuan Masker & Suplemen Kepada Bhabinkamtibmas & Lalu Lintas

Jafawun, 19 Januari 2021

=========

Kamboja

saat jenazah dipulangkan kepada tanah
berdirilah di bibir makam
orang miskin dan koruptor harta negara
sama-sama tidak bawa apa-apa
tubuh polos adalah sama
harta adalah fana
seperti harum kamboja

19 Januari 2021

========

Apa Yang Kau Cari

(Venda Lesiela)

sejauh apa kau berjalan di liku-liku
selama apa kau berenang di keruh laut
setinggi apa kau terbang di awan keriput
sekerut apa kau bertanya kepada hampa
apa yang kau cari, kekasih nunusaku

kau rindu siapa di tidurmu
apakah tabib berwajah dewata
atau suster senyum malaikat
nona, apakah kau cukup sabar
berjalan, berenang, terbang, bertanya

kau terluka
senyummu cuka
sayapmu patah
mimpimu berantakan
apa yang kau cari, kekasih

Baca Juga  Kemendikbud gandeng Irama Nusantara arsipkan musik populer Indonesia

nona!
andai aku burung lusiala dari Saleman
kubawa kau terbang ke kampung merdeka
tempat kau bisa menjerit seperti guntur
biarlah semua telinga tuli bisa mendengar

nona!
mari ke halaman kampung
tempat semua puisi berkecamuk
tempat semua daun diracik
bersama akar bersama kapata

nona!
mari kita ke rimba
menemukan sumur tua
izinkan kubaptis engkau
dalam nama moyang-moyang

Tanah Kei, 15 Januari 2021

===========

Yelim Iriri

duang e, saya ini hamba
iriri di hadapanmu saja
tetapi terimalah iriri punya kaki
namanya ye iriri

duang e, saya ini sahaya
iriri di hadapanmu jua
tetapi terimalah iriri punya tangan
namanya lim iriri

duang e,
ye iriri,
lim iriri
terimalah kaki tangan saya

Baca Juga  Satuan Brimob Polda Maluku Gelar Apel Kesiapsiagaan

duang e
inilah kaki tangan hamba sahaya
terimalah yelim iriri kecil ini
dengan maha besar jemari tanganmu

duang e
ye iriri lim iriri yelim iriri
padamu, saya rela jadi iriri
padamu satu-satunya maha melmel

Tanah Kei, 15 Januari 2021

======