Lima Puisi Vito Peirissa

oleh -41 views
Link Banner

Altar Suci

Bersamamu mendekap mesra di altar suci
Dalam dimensi ruang yang sepi
Kupeluk damai mesra kebersamaan ini
Hingga waktu berakhir nanti

Simalouw, 17 Mei 2020

======

Bakar Semangat Patimura Muda

Ini bukan cuman carita
Ini perjuangan dengan darah
Kapitang cengkeh pala
Yang hilang nyawa di tiang gantung

Link Banner

Akang hadir kapitang – kapitang muda adalah sebuah keharusan
Ini tita kapitang kakehang
Kain berang di kapala hilang nyawa bukan ukuran

Dialah kapitang dengan raga yang tak pernah lelah
Maju pantang mundur kita takan hilang arah
Jangan kalah dan jangan pernah mengalah

Pada tuhan kita mengadu
Jangan saling adu
Kita adalah harapan
Kita adalah tunas yang akan tumbuh mekar

Bersatu bagaikan pohon baringin
Saling mengikat membentuk persatuan
Jadilah damar bagi maluku
Katong samua bangsa alifuru

Baca Juga  Ini Dia, Gerakan Satu Juta Handsanitizer dari SKK Migas – KKKS

Simalouw, 15 Mei 2020

=======

Cobaan Menuju Kemenangan

Saat sang surya tertidur di ufuk barat
Air mata tak tertahan
Mama eeee sio mama eee
Beta mau pulang

Tabiasa kapala puasa deng basudara
Kumpul angkatan sudah jadi kebiasaan
Mar puasa kali ini akang beda
Beta masih saja di perantauan

Marhaban ya ramadan
Tahun yang penuh cobaan
Duka yang belum pulih karena gempa
Kini dihantui virus corona

Katong tetap dirantau
Biar hati garu-garu
Kepulangan katong dari rantau par bawa bahagia
Bukan bawa duka

Badai pasti berlalu
Ini teguran yang kuasa
Mari sambut bulan yang suci
Menuju kemenangan

Simalouw, 22 April 2020

========

Baca Juga  Viral Trik Ilusi Tangan, Jutaan Netizen Penasaran dan Nonton Berulang-ulang

Panggung Covid 19

SAKA MESE NUSA
SAKA NETE MONNE
Bajanji sampe mulu babusa
Mar pisi bikin samua tabulabale

Corona bagian dari teguran Anahatana
Mar banya yang ambe peluang deng bagi ini-itu tak luput dari liputan media
Edukasi par masyarakat sondor ada mar masi par topu dada
ODP, PDP masyarakat sondor tau dong kira orang-orang ini positif corona

Negeri deng punuh sensasi
Lahirlah pemimpin-pemimpin yang cari sensasi bukan solusi
Bukan kasi edukasi
Mar bikin orang tambah terisolasi

Saka Mese Nusa biar bebas corona
Jang Saka Mese Kursi Meja
Saka Nete Monne
Jang ale putar bale tapi bataria messe

2 April 2020

=====

Damar Tenggara

Tadudu seng bisa bicara, mata bakaca lia matahari pagi
Jeritan tangis gunung tanah Maluku
Empat tahun sudah nyawamu direngut iblis pemburu tunai
Kau disambut Upu Anahatana di sorga

Baca Juga  Setahun puncaki Kota Ambon, Louhenapessy akui masih ada kekurangan

Jeritan meronta-ronta di tanah Seram
Damar tenggara terangi Maluku
Bela adat taruhan nyawa
Pengusaha dan penguasa di balik kematianmu

Akar-akar pohon meranti membusuk
Korban nyawa karna menolak tunduk
Namamu akan dinyanyikan dalam kapata
Kapitan yang bela adat dengan kata

Langit dan bumi bersaksi
Somba Upu Anahatana panggel datuk deng moyang mengadili
Iya ose, ose lai kamong samua
Hitungan waktu mundur dimulai

Mata ganti mata
Darah ganti darah
Kapala ganti kapala
Nyawa ganti nyawa

Simalouw, 8 April 2020

=======

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *