Lima Puisi Wirol Haurissa

oleh -5 views
Link Banner

GICIGICI

aku merindukan suasana tanpa harus tergantung dengan gatget atau kaget. suasana tanpa menghabiskan waktu dengan melihat layar, menonton hal-hal yang mungkin akan diakhiri dengan kehabisan paket. keinginan-keinginan yang jauh dari letak diri dan realitas berbeda.

dan di pulau ini, aku pun menggunakan gatget, menyalakan camera dan mengambil anak-anak yang merdeka. harapan, relasi, keramahan, bahagia. semuanya natural. jauh dari kepalsuan-kepalsuan yang tidak tergantung.

========

JFL 1951

ini sebuah catatan atau bunga
ingatan penginjil dan kelembutan matahari
terbenam tenang.

betapa sederhana prinsip itu, siapa membenci satu ikatan, membenci yang lain.

dan di udara tinggi yang bersatu dengan semuanya
dia meninggalkan gelap di antara pepohonan yang hijau dan angin yang lapang.

Baca Juga  Kampanye di Kampung Pisang, PDIP Malut Ingatkan Netralitas ASN

benar bahwa setiap orang akan meringankan beban mereka ke tanah.

dan aku ingat; bagaimana keyakinan-keyakinan jatuh bangun di lantai. di saat bersamaan aku melihat senyumnya bersinar seperti cahaya lembut di wajah humanis kumis tipisnya.

sering dia bilang dengan wajah tak terbaca musim. silakan mendengar dan mencatat sebagai bagian dari ingatan. kita membaca apa yang dicatat dan membaca ulang catatan, dan menceritakan kembali. akhirnya kita temukan pertanyaan dan kebenaran itu seperti jalan baru ke pemandangan baru.

Suli, 31 Oktober 2020

========

SEDIKIT LAGI BANDA

di dekat gunung api. kulihat seorang wanita memotret orang-orang berkeliling di antara sepasang angin dan sepasang rindu yang berdekat-dekatan. tentang semua yang diambil di depan camera akan menjadi lebih muda setelah beberapa tahun akan lebih dewasa.

Baca Juga  BUMN Maluku Pusatkan Perayaan HUT RI ke 74 di Pulau Buru

katanya padaku saat dia menyimpan semua bagian, belakang tubuhku untuk dikemudian hari melihat kembali kenyataan di depan. tetap di depan wajah.

Banda Naira, 18 Februari 2020

=========

METAMORFOSIS

sebarapa baik melihat kejauhan, ada batas jua tatapan di jalan yang masih panjang. dari situ pengertian tentang sebuah buku roh yang dibaca berjalan-jalan adalah mansia-mansia bebas dan teratur. dan saat semuanya yang terjadi, terlewatkan dan akan mulai yakinlah kemurahan Tuhan selalu bergelora mematahkan lautan seperti jeruji besi patah; kita keluar secara keseluruhan.

1 Januari 2021

=======

MANSIA

harapan untuk bumi ini dan harapan di balik kebajikan dan kekuatan intelektual tersisa di balik kesenangan-kesenangan yang diam. sekalipun keributan, perdebatan dan bola ditendang berbunyi pastaspastaspas, dia bebas tanpa galau seharian. Mansia.

Baca Juga  Presiden Filipina Umumkan Idul Adha sebagai Hari Libur Nasional

17 Desember 2020

=========