Listrik Jadi Kado Tahun Baru Warga 3 Desa di Halmahera Tengah

oleh -55 views
Link Banner

Porostimur.com | Weda: Tepat di penghujung 2019, PLN berhasil melistriki tiga desa di Kecamatan Weda Timur, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. Dengan demikian, kini 99,9% desa yang berada di Halmahera Tengah sudah dialiri listrik dari PLN. Adapun ketiga desa yang baru saja dilistriki adalah Desa Messa, Desa Kotalo, dan Desa Dotte.

“Puji syukur, desa demi desa berhasil kami listriki. Komitmen kami untuk terus bekerja menerangi seluruh pelosok Maluku Utara,” ujar Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi Yusrizal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/12/2019).

Untuk melistriki tiga desa tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 20,58 kilometer sirkit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 8,07 kms, dua buah Gardu Distribusi berkapasitas 50 kiloVolt Ampere (kVA), dan dua buah Gardu Distribusi berkapasitas 100 kVA.

Baca Juga  BNPB Road Show Bantuan Kemanusiaan di Maluku

Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara menyebutkan, penyalaan listrik di tiga di wilayahnya merupakan bukti komitmen PLN dalam menerangi desa-desa di Halmahera Tengah. “Pemerintah daerah siap mendukung PLN untuk menyediakan infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Halmahera Tengah,” tutur Edi Langkara.

Pada kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah memberikan bantuan biaya pasang baru untuk 241 kepala keluarga yang ada di tiga desa tersebut.

Dilistrikinya ketiga desa tersebut oleh PLN juga memberikan dampak positif yang dirasakan oleh warga. Seperti yang dirasakan oleh Hasan (38), salah satu warga Desa Dotte.

“Usaha kami memiliki potensi untuk bisa berkembang. Hasil tangkapan ikan bisa disimpan di dalam kulkas sehingga bisa bertahan lama. Desa kami menjadi lebih ramai dari sebelumnya, dengan adanya listrik aktivitas di malam hari bukan lagi menjadi penghalang. Anak-anak pun bisa belajar dengan nyaman,” ujar Hasan.

Tidak hanya di Halmahera Tengah, masyarakat dari lima desa di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, yaitu Desa Loeha, Desa Bantilang, Desa Tokalimbo, Desa Ranteangin, dan Desa Masiku, juga berbahagia menyambut Tahun Baru 2020.

Baca Juga  Tolak UU KPK dan RKUHP, Grafiti di Gedung DPR Ini Jadi Lelucon Warganet

Pasalnya, lima desa tersebut kini dapat menikmati listrik sepanjang hari. Sebelumnya, 924 KK di lima desa tersebut hanya menikmati listrik selama 12 jam dari pukul 18.00 – 05.00.

Untuk kelistrikan di wilayah tersebut, PLN membangun JTM sepanjang 45 kms untuk menyambungkan listrik dari wilayah Mahalona. Sebelumnya, desa tersebut dialiri listrik oleh PLN secara isolated dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Loeha.

“Dengan beroperasinya JTM tersebut, kini listrik yang bisa disalurkan ke masyarakat menjadi lebih besar dan lebih efisien. Kami pun memiliki potensi penambahan sebanyak 200 pelanggan, ini PLN sudah siap sambungkan listriknya,” terang Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sulawesi Selatan Syaiffudin. (red/rtl/sindo)