Louhenapessy Himbau Warga Kota Ambon Tidak Terprovokasi Isu

oleh -60 views
Link Banner

@Porostimur.com : Di tengah terpaan gempa bumi, menyusul pula berbagai isu tak mengenakkan seperti akan terjadinya tsunami, maupun isu-isu lainnya.

Berkembangnya isu yang saling simpang siur ini justru menimbulkan kepanikan tersendiri dalam masyarakat.

Mengantisipasi meningkatnya kepanikan dalam masyarakat, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, SH, menghimbau warganya agar tidak terprovokasi dengan berbagai isu yang beredar dalam masyarakat, khususnya yang muncul dari media sosial.

Hal ini ditegaskan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy,SH, saat menghadiri acara Coffee Morning bersama insan pers, di Cafe Pelangi Ambon, Selasa (8/10) sekitar pukul 09:00 Wit.

”Terlebih dahulu, saya mau menyampaikan terima kasih banyak kepada media karena sudah boleh mensupport pemberitaan soal adanya bencana kemarin. Saya merasa perlu untuk mengadakan pertemuan seperti ini. Karena memang di era sekarang ini menurut para ahli sosial, sekarang ini kita sedang berada pada era pasca kebenaran. Para ahli sosial berpendapat ini merupakan akibat hebatnya pengaruh teknologi di era pasca kebenaran. Kita berada pada era Poscru atau yang bisa dikatakan dengan era pasca kebenaran. Di era ini, kebohongan menjadi sebuah gaya hidup. Orang tidak melihat lagi kebohongan sebagai sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai etika dan sopan santun. Tetapi kebohongan sudah menjadi gaya hidup. Bahkan di era sekarang begitu banyak publik-publik yang memanfaatkan teknologi yang ada guna menyampaikan kebohongan,” ujarnya.

Baca Juga  Libatkan Unsur Forkopimda Halsel, Kodim 1509/Labuha Gelar Aksi Donor Darah

Adanya isu yang simpang siur ini, akunya, harus disertai verifikasi etika dan moral yang harus dimiliki, di samping itu penegakkan hukum juga harus diterapkan.

Dimana, penegakan hukum ini, akan memberikan efek jera terhadap orang yang iseng dan usil.

”Saya sangat terusik karena ada oknum masyarakat yang begitu mudah mengirimkan berita hoax untuk mengacaukan situasi sosial masyarakat. Saya sangat berharap agar masyarakat tidak terprovokasi dengan berita hoax,” jelasnya.

Disesalkannya, ada saja oknum masyarakat yang memanfaatkan situasi bahkan memperkeruh kondisi psikis masyarakat yang sementara dilanda bencana gempa

Karena itu, tegasnya, langkah hukumm merupakan solusi terbaik bagi oknum masyarakat yang menyebarkan isu/hoax, atau pun salah dalam mempergunakan dan mempraktekkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga  Pilkada Maluku 2020 Harus Bebas Intimidasi

”Secara psikologi mereka mendapat kepuasan dan ini merupakan penyakit kejiwaan yang dimiliki. Padahal, kepuasan itu dibalik penderitaan banyak orang. Orang-orang seperti ini sudah tidak takut Tuhan. Saya mengklarifikasi itu secara terbuka dan puji Tuhan, banyak reaksi masyarakat positif dan mengambil langkah hukum. Dari situ saya sudah mengambil langkah untuk berkoordinasi dengan tim hukum Pemkot.Kabag Hukum dan SatPol PP, sudah melaporkan kepada Polda Maluku untuk berprooses untuk mengikuti sumber. Kita berharap ini berdampak efek jera kepada mereka yang usil. Tidak ada kompromi kita akan terus melakukan penegakan hukum agar mereka tahu dampaknya. Kemarin sudah laporan masuk dan hari ini laporan tertulis, dan akan dilacak karena tidak bisa lari lagi agar tertib hukum untuk menggunakan alat komunikasi,” pungkasnya. (lia)