LP3KN upayakan kontingen Aceh hadiri Pesparani Nasional I

oleh -30 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Target pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga panitia penyelenggara untuk menghadirkan kontingen masing-masing provinsi dalam even Pesta Paduan Suara Rohani (Pesparani) yang akan digelar di Ambon, 27 Oktober mendatang, pasti bakalan tidak kesampaian.

Pasalnya, ada 2 provinsi yang kondisi riilnya tidak menunjang untuk mengirimkan kontingen beranggotakan 200 orang itu, yakni Aceh dan Gorontalo.

Memuluskan itu, baik pemerintah pusat maupun panitia penyelenggara akan mengupayakan agar kontingen dari kedua daerah dimaksud, khususnya Aceh, bisa dikirim sebanyak 30 orang.

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan, hal ini dibenarkan Ketua LP3KN, Adrianus Meliala.

Link Banner

”Soal Aceh, memang kami prihatin. Karena di Aceh, umat parokinya hanya satu paroki yang diperkirakan 1000 orang. Hal yang sama juga di Gorantalo yang hanya memiliki dua paroki dalam satu provinsi. Sehingga, bila diutus 200 orang ke Ambon, susahnya minta ampun. Sangat berbeda jauh dengan di Provinsi NTT yang dalam satu provinsi memiliki 7 keuskupan, sehingga wajar kalau mutu dari kontingen yang datang pasti hebat,” ujarnya.

Baca Juga  Kembalikan Berkas Balon Wabup, Husni Sanaba PD Direkom PBB

Beberapa kendala tidak dikucurkannya anggaran oleh pemerintah setempat, akunya, disebabkan oleh beberapa kendala yakni keterlambatan dalam pengurusan anggaran, LP3KD terlambat berkenalan dengan pemerintah setempat, serta terlambat dalam pengurusan SK LP3KD.

Ujung-ujungnya, jelasnya, pemerintah setempat pun tidak mengakomodir anggaran yang dibutuhkan sesuai dengan birokrasi yang ada.

Menurutnya, pihaknya tetap berupaya semaksimal mungkin membantu kontingen Aceh yang terbentur bantuan dan dukungan dana dari pemerintah setempat, untuk mengikuti Pesparani Nasional I di Ambon 27 Oktober nanti.

”Sudah menjadi tugas  dan tanggungjawab kami di luar Provinsi Aceh, untuk membantu dan sejauh apa yang telah dilakukan, LP3KN telah memiliki dana bantuan masyarakat yang diperoleh dari hasil pencarian dana. Sehingga, dana ini nantinya bisa dipergunakan bagi kedatangan kontingen Aceh di Kota Ambon,” jelasnya.

Baca Juga  Kapolda Maluku Terima Kunjungan Ikatan Mahasiswa Negeri Tehoru

Kehadiran kontingen Provini Aceh sendiri, tegasnya, akan diupayakan mencapai 30 orang.

Apalagi, provinsi lain hadir dengan kontingen yang berjumlah besar, sementara kontingen Aceh hanya diwakili 5 orang saja.

Sehingga pihaknya mengupayakan menghadirkan 30 orang dalam kontingen Aceh daripada kontingen dimaksud hanya beranggotakan 5 orang saja.

Meski tanpa kehadiran kontingen Provinsi Aceh, terangnya, tidak mengurangi kualitas penyelenggaraan Pesparani Nasional I itu sendiri.

Namun yang diharapkan pihaknya, tambahnya, yakni kontingen Provinsi Aceh bisa hadir dengan mutu dan kualitas yang tidak kalah dengan kontingen lainnya.

”Kami dari LP3KN juga bertanggungjawab terhadap kualitas. Bahwa mereka yang hadir dari segi kualitas dan mutu tidak comblang, maka kami melakukan berbagai workshop, agar ada kesetaraan sehingga mutunya juga dipertahankan, mengingat pesparani tingkat nasional baru pertama kali dilaksanakan, sehingga LP3KN belum memiliki standar dan semuanya masih merata,” pungkasnya. (keket)