Lusa, BI Maluku siap gelar Pekan Ekonomi Syariah

oleh -75 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Tanggal 25 Mei hingga 2 Juni nanti, 2018 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku akan kembali menyelenggarakan Pekan Ekonomi Syariah di Ambon.

Pekan Ekonomi Syariah ini, merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) 2018 yang direncanakan bulan November 2018 di Surabaya.

ISEF sendiri dikenal sebagai salah satu even ekonomi dan keuangan syariah regional terbesar dan termegah di Indonesia yang mengintegrasikan pengembangan sektor keuangan dengan perekonomian sektor riil.

Hal ini ditegaskan Kepala Perwakilan  BI Provinsi Maluku, Bambang Pramasudi, kepada wartawan,, di Ambon, Rabu (23/5).

Menurutnya, penyelenggaraan Pekan Ekonomi Syariah meliputi dua kelompok kegiatan yaitu Shari’a Economic Forum dan Shari’a Fair.

Baca Juga  Realisasi APBD hanya 61%, Pansus LKPJ undang pihak eksekutif

Dimana, Shari’a Economic Forum diadakan dalam bentuk kegiatan seminar dan Forum diskusi.

Seminar ekonomi syariah mengangkat tema ”Optimalisasi Dana Zakat, Infak, Sadaqah dan Wakaf (ZISWAF) Dalam Pembangunan Ekonomi Masyarakat”.

Sedang forum diskusi mengangkat tema ”Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Melalui Pengembangan Bisnis Usaha Mandiri”.

Khusus untuk Shari’a Fair, jelasnya, direncanakan berlangsung tanggal 2 Juni 2018, meliputi kegiatan Bedah Buku, Lomba Busana Muslimah dan Halal Food Festival.

Dimana, kegiatan sosial berupa khitanan massal dan santunan untuk anak yatim, jelasnya, turut dimasukkan dalam agenda kegiatan sosial ini.

Walikota Ambon, akunya, dijadwalkan meresmikan pembukaan untuk Pekan Ekonomi Syariah 2018: Road to FESyar tanggal 25 Mei nanti, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku.

Baca Juga  Wakapolresta Pulau Ambon Dukung Penuh Penylesaian Bentrok Kailolo dan Kei

Dimana, kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, Kantor Wilayah Kementerian Agama, BAZNAS Maluku, MUI Maluku, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Maluku, Majelis Taqlim AI Mulk Ambon dan Universitas Darussalam (Unidar) Ambon.

Bukan saja membahas isu-isu strategis ekonomi dan keuangan syariah, khususnya optimasi dana ZISWAF dan upaya-upaya mendorong kemandirian ekonomi pesantren, terangnya, namun Pekan Ekonomi Syariah 2018: Road to FESyar kali ini juga menjadi ajang edukasi dan aktualisasi diri untuk berbagai kegiatan terkait ekonomi syariah.

Selain itu, tegasnya, ajang ini pun meningkatkan awareness masyarakat Maluku terhadap gaya hidup syariah, khususnya Busana Muslimah (Fashion) dan Kuliner (Food).

Seluruh rangkaian Pekan Ekonomi Syariah 2018: Road 2‘0 FFSyar diharapkan dapat menjadi

Baca Juga  5 ABK KM Sumber Nelayan 26, Jatuh di Laut Aru

Diharapkannya, kegiatan ini menjadi media edukasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal konsep ekonomi dan keuangan syariah serta produk-produk syariah khususnya melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan pada acara tersebut seperti seminar, forum diskusi, bedah buku serta lomba terkait ekonomi syariah. (keket)