Mahasiswa Mulai Bergerak. Baru Sadar Jokowi Lupakan Rakyat

oleh -48 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Ribuan Mahasiswa demo di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di senayan, Jakarta.

Mereka menolak pengesahan rancangan Undang Kitab Undang-undang hukum pidana (RUU KUHP) dan keputusan DPR yang mengesahkan revisi UU KPK tanpa mendengarkan suara publik.

Diungkapkan Pengamat politik Wahyuni Refi Setya bakti, saat ini mahasiswa mulai terjaga dari mimpinya. Mereka baru tersadarkan bila rezim Joko Widodo (Jokowi) tak berpihak pada kepentingan rakyat.

“Kembalinya aksi mahasiswa menolak RUU KUHP dan pengesahan revisi UU KPK sejalan dengan suara nurani rakyat atas ketidakadilan yang sudah sangat terang ditunjukkan oleh rezim ini,” tandasnya seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (21/9).

Wahyuni menambahkan, menjelang akhir periodenya DPR dan pemerintah seperti tergopoh-gopoh memenuhi target kepentingan elite tanpa mempedulikan masa depan rakyatnya.

Baca Juga  Tuntut Penyelesaian Kasus Dana BOS, Guru dan Siswa SMA Negeri 1 Buru Gelar Aksi

“Revisi UU KPK jelas merupakan order oligarki yang meruntuhkan penegakan hukum. Hanya mengedepankan pada pencegahan dan penindakan korupsi. Disamping revisi UU KPK, DPR juga grasa grusu mengejar target berakhirnya periode jabatan,” kata Kandidat doktor politik Universitas Indonesia ini.

Ribuan mahasiswa menggelar aksi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Senayan, Jakarta, Kamis (19/9/2019) lalu

Tudingan Wahyu bukan tanpa dasar, ia mencontohkan UU Sumberdaya air (SDA) yang baru saja diketok palu oleh DPR bersama pemerintah beberapa hari lalu. Ia melihat dalam UU SDA, penggunaan rakyat atas air masih dikebiri dengan tetap diizinkannya privatisasi.

“Luput dari perhatian publik DPR juga mengesahkan UU  Sumber Daya Air yang tidak jauh berbeda dengan uu air sebelumnya dimana hak rakyat atas air diabaikan,” tambahnya. (red/rmol)