Mahasiswa Obi Anggap Rapat Komisi Penilaian Amdal Maluku Utara Hanya Sepihak

oleh -69 views
Link Banner

Porostimur.com |Ternate: Front Mahasiswa Obi menggelar aksi penolakan Rapat Komisi Penilaian Amdal Provinsi Maluku Utara bersama Tim Teknis dan Komisi Penilaian Dokumen AMDAL, RKL,RPL, Rencana Penambangan, Pengelolahan dan Pemurnian Biji Nikel dan Mineral Pengikutnya (DMP) dengan tehknologi pyrometalurgi dan hydrometalurgi serta sarana penunjangnya oleh PT. Trimega Bangun Personal di Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara yang dilaksankan di Grand Daffan Ternate oleh DLH Provinsi Maluku Utara.

Aksi penolakan ini tentang dampak lingkungan atau amdal yang tidak melibatkan masyarakat kecamatan Obi secara kolektif, namun yang dihadiri diduga berdasarkan undangan kepada pihak tertentu, Senin (23/12/2019) pagi.

Sementara Arif Taib, selaku ketua bidang pengaduan masyarakat DLH Provinsi Maluku Utara terhadap lingkungan. menyikapi aksi tersebut, kepada media ini, bahwa sidang yang laksanakan ini sudah ada pernyatan masyarakat obi yang ditanda-tangani oleh sekdes kawasi.

Baca Juga  Di ILC TV One, Karni Ilyar Tanya Ali Ngabalin Isi Kopernya yang Masih Ditahan KPK

Lanjut dia, sidang ini akan berlanjut pada tanggal 26 Desember 2019, sekaligus melibatkan unsur lapisan masyarakat lingkaran tambang di Kecamatan obi.

Selain itu, Camat Obi, Abubakar Latara, mengaku dia terlibat sesuai undangan bukan mewakili masyarakat secara kolektif. Dalam hal ini terlibat hanya sebagai pemerintahan Kecamatan obi, belum ada pernyatan secara kolektif pemerintah desa maupun masyarakat dari 32 desa dalam kawasan pertambangan.

Ia menilai bahwa surat pernyatan dari sekdes kawasi masih terganjal karena tidak ada tanda tangan dari kepala desa kawasi. (red/adhy)