Mahasiswa STAI Alkhairaat Labuha Pertanyakan Legaliatas Kampus, Rektor Sebut Semua Dalam Proses

oleh -311 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Alkhairaat (STAIA) Labuha, Halmahera Selatan (Halsel) Provinis Maluku Utara (Malut) mempertanyakam legalitas almamater mereka yang sampai saat tidak ada kejalasannya.

Hal ini dibeberkan sejumlah mahasiswa STAIA Labuha yang namanya tidak mau dipublis kepada porostimur.com, Jumat (19/6/2020)

Para mahasiswa ini mengaku bahwa dari pihak kampus tidak pernah memberikan penjelasan kepada mahasiswa terkait legalitas kampus mereka.

“Sampai saat ini tidak ada kejelasan dari semua pihak. Baik itu dosen maupun Ketua Prodi dan Rektor STAIA Labuha, Mahfud Kasuba,” katanya.

Menurut para mahasiswa, merela sudah sering mempertanyakam legalitas kampus, terutama soal akreditasi. Namun Mahmud Kasuba selaku Rektor STAIA Labuha mengatakan bahwa tidak ada urusannya mahasiswa dengan legalitas Kampus.

Baca Juga  Besok, Malam Ela ela dilaksanakan di Sigi Lamo Kesultanan Ternate

“Pada saat kami mempertanyakan tentang legalitas kampus, malah Pak Rektor Mahfud Kasuba mengatakan kepada kami bahwa tidak sepantasnya mahasiswa mempertanyakan legalitas kampus”, katanya

Menurut mereka, Rektor Mahmud Kasuba mengakui bahwa Kampus STAIA Labuha sudah ada legalitasnya, tapi nyatanya pihak kampus sampai saat ini tidak transparans kepada mahasiswa kalau memang betul Kampus sudah terakreditasi. Bahkan mahasiswa yang wisuda di tahun sebelumnya pun hingga saat ini belum memiliki Ijazah dari Kampus.

“Karena alumni mahasiswa yang wisuda di tahun sebelumnya sampai saat ini belum mendapatkan ijazah jadi kami juga merasa takut jangan sampai giliran kami yang wisuda mengalami hal yang sama yaitu tidak mendapatkan ijazah,” kata mereka lagi

Baca Juga  Pasien Dengan Status ODP Hembuskan Napas Terakhir di RSUD Jailolo

Oleh karena itu, mahasiswa mendesak Ketua Yayasan, KH. Abdul Gani Kasuba untuk memperhatikan nasib kampus demi masa depan mahasiswa.

“Kami meminta kepada Ketua Yayasan, Pak Gani Kasuba untuk segera datang langsung ke Kampus dan terbuka langsung kepada mahasiswa karena menurut kami Pak Rektor diduga sudah membongi mahasiswa karena ketika mahasiswa mempertanyakan soal legalitas, Pak Rektor selalu beralasan yang tidak jelas, ini kan menurut kami sangat aneh dan tidak masuk akal,” tegasnya.

Mahfud Kasuba Rektor STAI Alkhairaat Labuha

Sementara itu, Mahfud Kasuba Rektor STAIA Labuha saat dikonfirmasi porostimur.com Jumat (19/6/2020), menyampaikan bahwa samua Prodi di STAI Alkhairaat Labuha terakreditasi dan aman tidak ada masalah sekarang

” Usulan reakreditasi dalam proses Ijazah juga dalam proses penandatangan untuk PAI di Kopertais Makassar”, ucapnya.

Baca Juga  Gelar Aksi di Penghujung Tahun, Hipma Sulbar Nilai Hendrata Gagal Pimpin Kepulauan Sula

Lanjut Mahfud, posisi status mahasiswa laporan emis tuntas kemudian pihak kampus sudah melakukan pertemuan dengan mahasiswa dan selesai.

“Prodi yang lain jug masih menunggu proses reakreditasi oleh BAN PT. Pusat”, ujarnya. (adhy)