Maju di Pilkada Kepulauan Sula, Ini Gebrakan yang akan Dilakukan Zulfahri Duwila

Ia bertekad mewujudkan perubahan besar bagi Kepulauan Sula ke depannya dari semua sisi dan lini kehidupan”

Porostimur,com | Sanana: Tokoh muda bakal calon (balon) Bupati Kepulauan Sula, Zulfahri Duwila bertekad untuk mewujudkan Kabupaten Kepulauan Sula yang berakhlak dan sejahtera” apabila terpilih nantinya.

Ia bertekad mewujudkan perubahan besar bagi Kepulauan Sula kedepan dari semua sisi dan lini kehidupan dengan visi Sula Bermartabat.

Saya ingin membuat gebrakan dan terobosan baru sebagaimana yang selama ini didambakan dan diimpikan masyarakat khususnya mengembalikan harkat dan martabat orang Sula,” katanya kepada porostimur.com, Sabtu (16/11).

Ia menjelaskan, masyarakat Kepulauan Sula mayoritas petani sehingga peningkatan nilai jual harus menjadi perhatian. Nilai jual produk-produk hasil pertanian jadi hal utama baginya.

“Kita akan jadikan produk-produk unggulan hasil pertanian masyarakat Go Internasional, sehingga mendapat nilai jual yang lebih tinggi agar dapat mensejahterakan masyarakat yang umumnya adalah petani,” jelasnya.

Selain itu, dalam hal peningkatan pelayanan terhadap masyarakat, ia akan meningkatkan 2 kali lipat tunjangan TPP bagi pegawai dengan syarat, SOP yang diberikan dapat terlaksana dengan baik.

Namun sebaliknya kata Zulfahri, apabila tidak bisa bekerja dengan baik, maka akan diganti sesuai dengan aturan yang ada.

Di bidang pendidikan, ia akan membangun sekolah unggulan dengan tujuan agar dunia pendidikan di Kepulauan Sula lebih maju dan bisa bersaing hingga ke tingkat nasional.

“Bayangkan saat ini, dunia pendidikan kita di Kepulauan Sula berada jauh di bawah Halmahera Utara dan Halmahera Selatan. Itu semua tidak terlepas dari peran pemerintah daerah yang tidak mampu menggenjot pendidikan di Kepulauan Sula ini,” ungkapnya.

Kemudian dalam hal bidang kesehatan, Ia akan membangun rumah sakit yang layak, dan representatif bagi masyarakat Kepulauan Sula.

“Saya akan perbaiki dan bangun Rumah Sakit kabupaten yang layak dan repsentatif, mengingat jarak tempuh antara Kepulauan Sula dan Ternate maupun Ambon sangat jauh.

Untuk mewujudkan itu terang Zulfahri, tentu tidak lepas dari anggaran. Semua dana infrastruktur harus bisa diraih melalui dana pusat, baik DAK atau dana lainnya, juga melibatkan investasi swasta sebesar 300 persen dari anggaran yang didapat sekarang, sehingga Kepulauan Sula secara nyata lepas dari status kabupaten tertinggal bukan secara tertulis saja.

“Kita harus benar- benar terlepas dari itu dan tidak hanya di atas kertas saja. Kemajuan itu harus direbut dan diperjuangkan untuk semata-mata dipergunakan meningkatkan kesejahteraan, termasuk pengelolaan Sumber Daya Alam yang berimbang dengan memperhatikan kesejahteraan masyarakat, tentunya ini semua akan bermuara supaya rakyatnya semakin sejahtera”, paparnya.

Wakil bupati aktif Kepulauan Sula ini menambahkan, selain peningkatan SDM, pemerintahannya juga akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur terutama infrastruktur jalan menuju sentra perekonomian rakyat sehingga memberi akses kemudahan bagi rakyat dalam berusaha sehingga dapat meningkatkan pendapat masyarakat yang secara otomatis meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

”Kita nantinya akan mendirikan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dengan peningkatan peran yang bertujuan untuk memajukan Kepulauan Sula menuju rakyat yang sejahtera,” tuturnya.

Zulfahri menuturkan, nantinya BUMD ini akan bergerak di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, jasa dan pariwisata, sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan oleh rakyat.

Ketika dimintai tanggapannya tentang keterlibatan masyarakat dalam pembangun, Zulfahri mengatakan akan mengajak dan melibatkan seluruh masyarakat, karena tanpa adanya dukungan dari masyarakat maka pembangunan yang dilaksakan akan sia – sia dan lagi pula membangun Kepulauan Sula menjadi lebih maju tidaklah bisa hanya dilakukan seorang kepala daerah saja akan tetapi dibutuhkan peran serta masyarakat yang peduli akan kemajuan Kepulauan Sula.

”Saya yakin sinergitas antara masyarakat dengan pengambil kebijakan akan menghasilkan pembangunan yang benar – benar dirasakan oleh masyarakat. Jadi apabila nantinya masyarakat mendukung dan memberi amanah kepada saya maka saya akan menghadirkan pelayanan publik yang baik dan dapat dirasakan masyarakat. Intinya saya akan hadirkan pemerintahan yang peduli akan kehidupan masyarakat, ” paparnya. (ifo/raka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: