Makin Tua Malah Tumpul, Iwan Fals Kritik Para Pendemo UU Cipta Kerja Agar Silahkan Mati Sendiri

oleh -23 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Dulu, dulu sekali saat Orde Baru bercokol dan berkuasa ada salah satu band tanah air yang sangat diperhitungkan pemerintah Soeharto.

Bukan, bukan .Feast, nama bandnya ialah Kantata Takwa.

Digawangi Iwan Fals, Sawung Jabo, Setiawan Djody, Jockie S, WA Rendra, Donny Fatah dan Innisisri.

Lagunya keren-keren, berjudul Kantata Takwa, Kesaksian, Paman Doblang hingga Orang-Orang Kalah.

Link Banner

Liriknya juga berani menghujam pemerintahan Orde Baru sampai kuping Menteri Penerangan Orba dibuat panas.

Seakan Kantata Takwa menciptakan setiap lagunya dari kegelisahan warga bangsa yang hak-hak hidup layaknya dikebiri oleh rezim.

Namun sekarang beda cerita.

Demo menolak UU Cipta Kerja terjadi di berbagai belahan daerah Indonesia.

UU yang dinilai mengebiri hidup layak para pekerja dan rakyat Indonesia itu berusaha dijegal.

Baca Juga  5 Langkah Awal Membuat Film Pendek Menggunakan Smartphone, Bisa Jadi Kegiatan Baru Kamu Selama #DiRumahAja

Ada yang pro namun tak sedikit pula yang kontra.

Salah satu yang mengkritik demo menolak UU Cipta Kerja ialah musisi legendaris Tanah Air Iwan Fals.

Melalui akun Twitter pribadinya, Iwan Fals bercuit jika lawan para demonstran ialah aparat keamanan.

“Demo omnibus law lawannya keputusan sah, tentara dan polisi, yg paling serem ya pandemi. Ati2 ah,” tulis Iwan Fals seperti dikutip porostimur.com melalui akun Twitternya @iwanfals pada Selasa, (6/10/2020) dan Portal Jember Sabtu (10/10/2020).

Esoknya Iwan Fals kembali bercuit mengkritik para pendemo.

“Gini lo, klo mati sendiri ya silahkan sajalah, tapi klo “ngajak2″ orang lain nah ini yg berabe, orang lain kan berhak hidup, iye kan kan kan kan. Selamat hari rabu semoga semakin seru hidupmu dan tambah bahagianya tentu saja. Sayangi diri, orang lain dan keluargamu,” cuit Iwan Fals pada Rabu, (7/10/2020).

Baca Juga  Kakanwil Kemenag Maluku Utara Serahkan DIPA 2020

Iwan sengaja memposting ini karena kasus covid-19 di Indonesia semakin tinggi.

“Gila yg kena covid udah 300 ribuan orang lebih, rasanya baru kemarin presiden umumkan ada 2 orang yg tertular,” tulis @iwanfals.

Belum puas, Iwan kembali bercuit bahwa kalau kecewa dengan Omnibus Law silahkan gugat saja ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Waduh saya belum baca UU itu, 1000 halaman lebih katanya, tapi menurut saya klo kecewa dgn Omnibuslaw gugat aja ke MK, klo demo kayak gini serem pandeminya itu lo,” katanya.

“Oh 900-an halaman ya bukan 1000,” tambah Iwan.

Netizen yang melihat ini heran kenapa Iwan Fals yang vokal terhadap pemerintahan sebelum zaman Jokowi mendadak melempem seperti ini.

Baca Juga  Lantamal VIII Bersihkan Enceng Gondok di Danau Tondano

“gagal jd legend!! makin tua malah tumpul,” komentar akun @herdiboyz13.*

“Gue rindu bang iwan yg dulu, mengkritik pemerintah bukan penyampai berita,” tulis akun @Danisoebejo.

“Bung Oi, kemana suara lantangmu yang dahulu pernah kudengar? Mengkritik pemerintah lewat karya. Aku rindu,” kata akun Twitter @eldirosa.

“Banyakin istirahat sama air putih, sedikit menarik diri, biarkan yang muda2 menentukan masa depannya sendiri. Kalo ngga bisa kasih dukungan setidaknya jangan jadi boomer yang menyebalkan,” tulis akun Twitter @libertees_id.

“Matinya suara hati lebih bahaya dari penyakit Corona. Dah gt aja,” kata akun @soehendhy657.*

(red/zonajakarta/portaljember)