Maklumat Kapolda Papua Pascakerusuhan Jayapura

oleh -22 views
Link Banner

Porostimur.com | Jayapura: Guna memelihara keamanan dan ketertiban, pascakerusuhan di Kota Jayapura, Papua, Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf A Rodja mengeluarkan lima poin maklumat, Senin (2/9).

Pertama, setiap orang dilarang melakukan demonstrasi dan menyampaikan pendapat dimuka umum yang dapat menimbulkan tindakan anarkis, perusakan, dan pembakaran fasilitas umum serta yang dapat menimbulkan bentrok antara kelompok masyarakat.

“Apabila hal itu dilakukan akan diberikan tindakan tegas sesuai dengan amanat UU nomor 9 tahun 1998,” ujar Rudolf.

Kedua, setiap ormas dilarang melakukan atau menyebarkan paham separatisme dalam menyampaikan pendapat dimuka umum.

Link Banner

Apabila dilanggar, akan dilakukan tindakan tegas dan penegakan hukum sesuai dengan UU nomor 17 tahun 2013 Jo UU nomor 16 tahun 2017 tentang ormas.

Baca Juga  Evaluasi Pilkada Langsung: Masyarakat Harus Berhenti Jadikan Cakada ATM Berjalan

Ketiga, terhadap para pelaku yang melakukan tindakan anarkis dan tidak patuh pada imbauan ini, aparat keamanan akan melakukan tindakan tegas, dan tindakan hukum sebagaimana diamanatkan UU nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP.

Keempat, dilarang menghasut, memposting, menyebarkan berita yang tidak benar, dan yang dapat menimbulkan kebencian dan rasa permusuhan antara bersama warga masyarakat, sebagaimana diatur dalam UU nomor 11 tahun 2000 tentang ITE.

Kelima, dilarang membawa senjata tajam, senjata pemukul atau alat lainnya yang dapat membahayakan orang lain sebagaimana diatur dalam UU Darurat nomor 12 tahun 1951.

Sementara itu, Kantor Berita Antara melaporkan, pada Minggu (1/9) dini hari teejadi ketegangan antarwarga di Pasar Lama Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura.

Baca Juga  Kapolda Maluku Beri Reward Kepada Personil Berprestasi

Pejabat Polres Jayapura Kota menurut laporan tersebut, mengklaim ketegangan sudah ditangani dan kondisi terkini sudah kondusif.

“Ketegangan antarwarga menjelang Subuh tadi itu sudah ditangani,” kata Kasubag Humas Polres Jayapura Kota Iptu Yahya Rumra di Kota Jayapura, Papua, Minggu (1/9) tengah malam.

Menurut dia, ketegangan antarwarga yang masih diselidiki itu bisa langsung dilerai aparat kepolisian dibantu Brimob BKO yang dipimpin Kapolsek Abepura AKP Clif GP Duwith dibantu Kabag Ops Polres Jayapura Kota Kompol Nursalam Sakka.

“Persoalan itu sudah ditengahi oleh Polsek Abepura dibantu Polres Jayapura Kota,” katanya tanpa menjelaskan persoalan apa yang sebenarnya terjadi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, personel Polsek Abepura dan Polres Jayapura Kota dibantu Brimob BKO menjaga sejumlah titik lokasi di sekitaran Pasar Lama Abepura.

Baca Juga  Pileg, Titaley doakan Loupatty gapai DPRD RI

Pada Minggu subuh, terjadi aksi saling serang antarwarga di kawasan tersebut yang belum diketahui pemicunya.

Dikabarkan ada korban jiwa, namun hal ini belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak berwajib. (red/ant/rep/suara)