Malam Minggu, giliran Batu Gantong yang ”reseh”

oleh -50 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Menjelang malam minggu, suasana kembali menegang di Kota Ambon.

Kali ini, aksi kekerasan antar dua kelompok pemuda memicu konsentrasi massa di Pertigaan Gereja Rehoboth, Sabtu (19/1), sekitar pukul 17.45 Wit.

Informasi yang diperoleh wartawan dari tubuh Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, menyebutkan ketegangan dan konsentrasi massa ini berawal dari penghadangan dan pemukulan oleh kelompok pemuda Batu Gantong Ganemo kepada salah satu pemuda dari kelompok pemuda Batu Gantong Dalam.

Pemuda dari arah Batu Gantong Dalam, Rivaldo Toistua (18), hendak mengisi galon kosong ke tempat air isi ulang yang berada di sebelah Gereja Rehoboth.

Begitu Toisuta menjejakkan kakinya di tempat pengisian air isi ulang, sontak saja ia menerima bogem mentah yang dilayangkan seorang pemuda asal Batu Gantong Ganemo berinisial KL.

Baca Juga  Pangdam Pattimura Serahkan Handtractor Bantuan Persiden Kepada Poktan

Mirisnya lagi, sepeda motor yang ditungganginya merk Yamaha jenis Mio JT, justru dirampas juga.

Meskipun insiden awal ini tidak berujung aksi saling lempar batu, namun mampu memicu konsentrasi massa dari kedua kelompok pemuda dimaksud.

Saat menyisir ke Batu Gantong Ganemo, anggota Polsek Nusaniwe menemukan tunggangan Toisuta, sekitar pukul 20.00 Wit.

Kendaraan dimaksud kemudian dikembalikan kepada pihak keluarga, Frina Toisuta-Hitipeuw (54).

Guna mengantisipasi aksi balasan serta membesarnya insiden dimaksud, personil PRC Polres P. Ambon dan Pp. Lease dan Pos Polisi Benteng diterjunkan ke lokasi kejadian serta dipimpin oleh Kabag.Ops Polres P. Ambon &P. P. Lease.

Sementara dari pihak TNI AD menurunkan personil Satgas BKO Yonif 731/Kabaresi untuk membantu kepolisian membubarkan massa dari kedua belah pihak.

Baca Juga  Brimob & TNI Bentrok di Saumlaki, Ini Penyebabnya

Selain berhasil mengamankan TKP, aparat TNI/Polri juga berhasil mengendalikan situasi dan situasi telah aman terkendali. (keket)