Masa Penahanan John Kei Diperpanjang Hingga 19 Oktober 2020

oleh -37 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Kepolisian Daerah Metro Jaya memperpanjang masa penahanan John Kei hingga 19 Oktober 2020. “Surat (perpanjangan masa penahanan) diterima tim kuasa hukum jam 01.30 WIB,” kata salah satu penasihat hukum John Kei, Steven Lee saat dikonfirmasi pada Ahad dini hari, 20 September 2020.

Tempo telah menghubungi Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus untuk mengkonfirmasi informasi terkait perpanjangan masa penahanan John Kei. Namun hingga berita ini dimuat, Yusri belum memberikan jawaban.

Sebelumnya, Yusri menjelaskan bahwa penyerahan tersangka dan berkas perkara John Kei tinggal menunggu balasan dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Pemberkasan kasus ini hampir lengkap (P19) dan tinggal menunggu revisi dari Kejaksaan.

“Mudah-mudahan secepatnya P21 untuk bisa penyerahan perkara tahap dua, menyerahkan tersangka dan barang bukti,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Selasa, 15 September 2020.

Link Banner

Polisi membagi berkas perkara kasus John Kei Cs menjadi dua bagian. Satu berkas telah diserahkan ke Kejaksaan  Tangerang Kota pada 19 Agustus 2020 dengan tersangka para anak buah John Kei yang menyerang rumah Nus Kei di Cluster Australia, Green Lake City Cipondoh, Kota Tangerang.

Baca Juga  NasDem Ajak Relawan dan Kader Partai Pengusung untuk Berjuang Menangkan Pasangan ZADI-IMAM

Berkas lainnya adalah berkas perkara pembunuhan terhadap keponakan Nus Kei, yaitu Yustus Corwing Rahakbau di Kosambi, Jakarta Barat. Nama John Kei masuk ke dalam berkas perkara kedua ini.

John Kei dan anak buahnya disangka menyerang ke rumah Nus Kei pada Ahad, 22 Juni 2020 sekitar pukul 12.30. Mereka menabrak pintu gerbang kompleks dan melepas tujuh tembakan.

Kejadian itu melukai seorang satpam dan penarik ojek online. Anak buah Nus Kei, yakni Yustus Corwing Rahakbau tewas terkena bacokan dan dilindas mobil. Hingga saat ini, polisi telah menetapkan John Kei dan 38 anak buahnya sebagai tersangka. Selain itu, delapan anak buah John Kei lainnya yang masih buron. (red/tempo)