Masalah air bersih di Latuhalat akhirnya terjawab

oleh -54 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Akhirnya masyarakat di Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, bisa bernafas lega.

Pasalnya, kebutuhan air bersih masyarakat bisa terpenuhi dengan adanya sumur bor permanen yang difasilitasi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sumur bor dimaksud diresmikan Direktur Teknis, Lingkungan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Sri Raharjo, didampingi anggota Komisi VII DPR RI, Mercy Barends,ST dan Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler, Jumat (1/2).

Dalam sambutannya, Raharjo menegaskan sumur bor yang dikerjakan sejak 2018, akhirnya bisa digunakan masyarakat Desa Latuhalat untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya.

Link Banner

”Hal ini juga dimaksudkan sebagai sosialisasi kepada masyarakat bahwa pemerintah pusat telah bekerjasama dengan pemerintah daerah dan didukung oleh DPR RI, karena telah memiliki program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengentasan daerah sulit air bersih melalui pengeboran air dalam tanah,” ujarnya.

Baca Juga  25 Warga Perantau Asal Maluku Utara Diisolasi di Buton Tengah

Beberapa daerah, akunya, masih kesulitan air bersih karena kondisi alamnya.

Untuk itu, solusi yang tepat yang disediakan pemerintah kepada masyarakat pada wilayah dimaksud berupa ketersediaan dan berfungsinya sumur bor.

Program penyediaan air bersih sendiri, tegasnya, sudah dimulai Kementerian ESDM sejak tahun 2005 silam hingga tahun 2018.

Dimana, dalam rentang itu sudah ada 2288 unit sumur bor dibangun dengan kapasitas debit air bersih mencapai sekitar 144,4 kita m3/tahun.

Sumur bor yang dibangun, jelasnya, memiliki spesifikasi teknis yaitu kedalaman sumur 100-125 m, dengan debit air rata-rata 2 liter/detik.

Sehingga fungsi sumur bor dimaksud aman, meski kemarau berkepajangan.

”Dari jumlah sumur bor tersebut telah melayani 6,6 juta masyarakat di daerah sulit air bersih yang tersebar di 33 provinsi dan 312 kabupaten,” tegasnya.

Baca Juga  Janji Pemprov bangun rumah ibadah di SBB, tinggal janji

Kesempatan yang sama, Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler, mengapresiasi uluran tangan dari Kementerian ESDM bagi warga di Desa Latuhalat ini.

Untuk itu, dihimbaunya masyarakat untuk menjaga dan merawat sumur bor ini dengan baik.

”Karena inti dari keberlanjutan bantuan ini adalah menjaga dengan baik pemberian ini,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat pun dihimbaunya untuk menggunakan air bersih sesuai dengan kebutuhan saja.

”Saya berharap masyarakat dapat menjaga barang ini dengan baik untuk kepentingan bersama dan jangan boros,” pungkasnya. (keket)