Masih Buron, Harun Masiku Dijadikan Meme Kalender 2021

oleh -61 views
Link Banner

Porostimur.com | Semarang: Tak terasa pergantian tahun 2020 ke tahun 2021 tinggal menghitung hari saja. Namun masih banyak kasus-kasus di Indonesia yang hingga saat ini belum terselesaikan.

Salah satunya kasus yang belum terungkap ialah beradaan politisi PDI Perjuangan Harun Masiku. Jejaknya hingga saat ini masih belum terlacak sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh KPK pada 8 januari 2020.

Untuk membantu para penegak hukum mencari Harun Masiku. Salah satu warganet ditwitter dengan akun @RaisaTjokrodnta membuat kalender dengan bergambar wajah pria kelahiran Jakarta tersebut.

Hal itu bertujuan guna mengingatkan masyarakat supaya turut aktif mencari keberadaan Harun Masiku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Foto kalender 2021 itu memperlihatkan Harun Masiku mengenakan baju kebesaran partai banteng dan terdapat tulisan “Sang buron dari PDI Perjuangan”.

Baca Juga  Positif HIV, tersangka narkoba dibantarkan ke RSUD Dr Haulussy

“Segera miliki Kalender 2021 Harun Masiku. Limited Edition,” cuitnya pada Ahad (27/12/2020).

Meme kalender harun masiku. (Twitter/@RaisaTjokrodnta)

Unggahan foto tersebut pun mendapat reaksi dari warganet. Bahkan dari mereka berminat untuk membeli kalender tersebut.

“Wah beli dimana ini saya mau,” kata akun twitter @sarina_cut.

“Boleh juga tuh kalendernya, beli dimana ya? hehe,” ujar akun twitter @qolbunkhoir.

“Kayaknya kalender ini lebih cocok ditempel dipinggir-pinggir jalan. Daripada buat dirumah,” ucap akun twitter @bang_thanos.

Tak hanya itu, ada salah satu warganet yang usul untuk sekalian membuat kalender 2021 dengan motif wajah para koruptor di Indonesia.

“Pengen bikin kalender isinya wajah2 koruptor, terus disebar di warteg2, biar rakyat kecil selalu inget,” tulis akun twitter @ridwanhr.

Baca Juga  Ambon Berhasil Kaluar dari Zona Merah, PSBB Bisa Cepat Berakhir. ini Syaratnya!

Seperti diketahui, dilansir dari Suara.com Harun Masiku merupakan eks Caleg PDI Perjuangan yang terjerat kasus dugaan penyuapan kepada mantan ketua KPU Wahyu Setiawan.

Sejak namanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 17 Januari lalu, Harun tercatat sudah selama 300 hari lebih menghilang bak ditelan bumi.

(red/suarajawatengah)