Masih Eksis, Krontjong Toegoe Rilis Sekeping Hati di Momen Valentine

oleh -5 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Momen velentine atau hari kasih sayang dimanfaatkan grup musik Krontjong Toegoe untuk merilis single bertema cinta, Sekeping Hati. Karya tersebut sebagai bentuk eksistensi Krontjong Toegoe mewarnai dunia musik Tanah Air.

Arend J Michiels pendiri Kerontjong Toegoe mengatakan, Sekeping Hati sebuah karya spesial yang diharapkan bisa disukai kaum milenial serta  menjaga seni musik keroncong.

“Semoga dengan lagu ini, Kerontjong Toegoe tetap lestari dan musik keroncong tetap dicintai oleh masyarakat Indonesia, khususnya kaum milenial,” tutur Arend J Michiels dalam siaran pers yang diterima Ahad, Sabtu (13/2).

Momen velentine atau hari kasih sayang dimanfaatkan grup musik Krontjong Toegoe untuk merilis single bertema cinta.
Momen velentine atau hari kasih sayang dimanfaatkan grup musik Krontjong Toegoe untuk merilis single bertema cinta.

Selama 32 tahun, Kerontjong Toegoe telah merilis lima buah album live yang dirilis untuk kalangan sendiri. Bahkan salah satu single mereka, Tanah Tugu, mendapat penghargaan sebagai Karya Produksi Keroncong Terbaik di ajang AMI Awards 2019.

Di bawah pimpinan Arend J Michiels, Kerontjong Toegoe mendapat perhatian pebikmat musik dan berpengalaman tampil di berbagai panggung. Mulai dari panggung 17 Agustus-an, hingga pengisi acara di Istana Negara dan Istana Bogor.

Baca Juga  Amin Hi. Ahmad Nyatakan Dukung Usman-Bassam

Tidak hanta itu, mereka juga telah mengharumkan nama Indonesia secara internasional dengan tampil di beberapa negara, seperti Singapura, Malaysia, Jepang, Belanda dan Portugal.

Momen velentine atau hari kasih sayang dimanfaatkan grup musik Krontjong Toegoe untuk merilis single bertema cinta.
Momen velentine atau hari kasih sayang dimanfaatkan grup musik Krontjong Toegoe untuk merilis single bertema cinta.

Arend J Michiels mengungkap, grup musik yang berdiri sejak 12 Juli 1988 memiliki cita-cita melestarikan dan memsyarakatkan musik keroncong agar tetap menjadi musik khas Indonesia.

“Krontjong Toegoe punya komitmen tinggi untuk terus menjaga musik keroncong melewati perjalanan waktu. Salah satu cara yang kami tempuh dengan merekrut pemain dari generasi yang lebih muda, dengan cita-cita yang sederhana saja: musik keroncong tetap tegak berdiri, di Kampung Tugu dan di seluruh Indonesia,” ujar Arend J Michiels.

(red/tabloidbintang)