Masker ‘Nyeleneh’ Indonesia Disorot Media Asing, Disebut Fesyen Sekaligus Humor di Tengah Covid-19

oleh -127 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Masker menjadi barang yang wajib digunakan untuk bisa meminimalisir penularan virus corona, terutama saat kita beraktivitas.

Seiring perkembangan, masker rupanya tidak lagi memiliki desain yang itu-itu saja. Di Indonesia desain masker mulai beragam, seperti motif bunga bahkan ada yang nyeleneh yaitu masker dengan gambar wajah si pengguna masker tersebut.

Desain masker wajah tersenyum, atau bibir merah besar juga semakin populer dan dianggap menunjukkan fesyen sekaligus humor di tengah pandemi Covid-19.

“Ketika orang melihat kita, mereka sepertinya bertanya-tanya mengapa kita tersenyum dan tertawa,” kata pengguna masker nyeleneh Heni Kusmijati seperti dilaporkan Reuters.

Link Banner

Sebuah toko cetak di Jakarta menambahkan makser ke layanannya setelah penjualannya merosot karena virus corona, yang telah menginfeksi lebih dari 50.000 orang Indonesia dan menewaskan 2.620.

Baca Juga  Uni Eropa Masuk Jurang Resesi, Ekonomi Minus 11,9 Persen

Pelanggan memesan secara online dan mengunggah foto mereka. Masker membutuhkan waktu 30 menit untuk dicetak dan membutuhkan biaya 50.000 rupiah.

“Awalnya, kami skeptis. Tapi kemudian, permintaan melonjak, dan itu membantu kami memulihkan kerugian bisnis,” kata Nicholas Septian Sugandi seorang penjual masker.

Desain masker yang modis ataupun nyeleneh rupanya tidak hanya ada di Indonesia. Reuters melaporkan bahwa di Filipina dan Thailand, masker-masker serupa juga semakin populer dan banyak digunakan oleh orang-orang.

Sementara desain batik sangat populer di Malaysia. Malaysia telah melaporkan hampir 8.600 kasus Covid-19 dan 121 kematian.

Pemerintah Malaysia mewajibkan warganya untuk menggunakan masker. Perusahaan-perusahaan tempat para pekerja juga menganjurkan karyawannya untuk menggunakan masker.

Desainer tekstil Malaysia Hafiz Drahman membuat yang terbuat dari katun lembut yang mencakup kantong opsional untuk menambahkan filter, dibuat dari stok kain yang didekorasi menggunakan lilin dan pewarna.

Baca Juga  Cerita Mengharukan di Balik Lagu Baru God Bless Untuk Indonesiaku

“Saya mulai melihat peluang baru dalam membuat masker wajah batik karena pada waktu itu, kami diperintahkan untuk memakai masker wajah untuk keselamatan pribadi,” kata Hafiz dalam tokonya di kota Shah Alam. (red/rtm/pr)