Masyarakat Tolak Hasil Seleksi Perangkat Desa Makatian

oleh -39 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pemerintahan di desa itu terdiri kepala desa dan perangkat desa lainmya, seperti kaur pemerintahan, kaur pembangunan, kaur umum dan sejumlah kaur lainnya.

Karena itu, untuk terwujudnya perangkat pemerintahan lengkap itu, Kepala Desa Makatian Kecamatan Wermaktian Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) membuka pendaftaran lewat pengumuman kepala desa dengan berbagai kriteria dan ketentuan yang berlaku sesuai peraturan pemerintah dan UU yang berlaku tentang Pemerintah Desa dan Perangkat Desa.

Ketentuan umum sesuai dengan pengumuman itu adalah pendidikan minimal SMA/SMK dan Umur minimal 20 tahun dan saat pendaftran umur 42 tahun.

Setelah pengumuman itu disampaikan kepada masyarakat Desa Makatian maka ada sejumlah masyarakat yang datang dan mendaftar, ternyata dari sejumlah pendaftar ada yang tidak memenuhi kriteria soal umur, kerena ada beberapa pendaftar saat mendaftar umurnya sudah lebih dari 42 tahun.

Link Banner

Kepada Porostimur.com salah satu Pemuda Desa Makatian, Jamal Huninhatu mengatakan semua masyarakat di desa Makatian memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk menjadi perangkat desa namun yang paling penting.adalah seleksi terhadap perangkat desa. Itu harus transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku, ternyata harapan masyakakat itu kandas karena saat ini yang lolos seleksi menyalahi aturan umum yaitu umur.

Baca Juga  Waspadai Tsunami, Warga Candi-Bitung Mulai Mengungsi

Lanjut Huninhatu, proses seperti ini telah mencedrai ketentuan peraturan pemerintah dan UU yang berlaku di negara ini.

“Karena itu sebagai masyarakat yang taat hukum kami menolak hasil seleksi perangkat desa Makatain dan kami minta Camat Wermaktian utuk membatalkan usulan Kepala Desa Makatian tentang hasil seleksi yang sudah di lakukan dan harus dilakukan seleksi ulang dengan benar-benar memperhatikan ketentuan peraturan dan UU yang berlaku,” tegas Huninhatu. (olof)