Max Sopacua Meninggal Dunia Setelah 17 Hari Dirawat di RSPAD

oleh -696 views
Link Banner

Porostimur.com – Jakarta: Mantan politikus Partai Demokrat Max Sopacua meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (17/11/2021) pagi.

Anak Max, Ferro Sopacua menuturkan, sang ayah telah dirawat selama 17 hari di RSPAD Gatot Soebroto setelah mengalami sakit di paru-paru yang diduga kanker.

“Papa meninggal pagi ini jam 5.53 wib di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Setelah dirawat selama 14 hari di RSUD Kota Bogor dan dirujuk ke RSPAD dan di RSPAD dirawat selama 17 hari, Papa meninggal karena sakit di paru-paru yang diduga cancer,” kata Ferro.

Ferro menuturkan, menurut rencana jenazah Max akan disemayamkan di rumah Max di Jalan Veterang Gang Kepatihan, Bogor, sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga di Ciomas, Bogor.

“Akan dimakamkan insya Allah siang ini di pemakaman keluarga di Ciomas, satu lubang dengan almarhum ibu saya sesuai amanat beliau,” ujar Ferro.

Baca Juga  DPMPD Halbar Lakukan Penguatan Petunjuk Tekhnis BLT-DD Ke Pemdes dan BPD

H. Zulkifli bin Adam atau Max Sopacua meninggal pukul 05.35 WIB. Jenazah Max Sopacua saat ini masih di RSPAD Jakarta.

Kolega Max Sopacua dalam berpartai, Darmizal, sudah mendapat informasi Max Sopacua meninggal dunia. Dia menyampaikan duka yang mendalam.

“Kita berduka yang amat sangat mendalam, atas berpulangnya beliau. (Meninggal) dini hari tadi menjelang subuh,” katanya.

Kabar meninggalkan Max Sopacua disampaikan oleh akun Twitter @isari68.

Imelda Sari yang merupakan politisi Partai Demokrat tersebut menuliskan “Innalillahi waiina ilaihi rojiun Telah berpulang papa kami H. Zulkifli bin Adam ( Max Sopacua ) pada Hari ini rabu 17 November 2021 pukul 05.53 wib, mohon di maafkan segala kekhilafan Almarhum semasa hidup. Ferro Sopacua.”

Baca Juga  Sekjen PBB Berjanji Akan Gagalkan Kudeta Militer di Myanmar

Diketahui, Max merupakan salah satu politikus senior Partai Demokrat. Namun, belakangan ia bergabung ke barisan pendukung Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang yang menetapkan Kepala Staf Presiden Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat versi KLB.

Sebelum berkecimpung di dunia politik, Max dikenal sebagai presenter dan produser acara-acara olahraga di Televisi Republik Indonesia (TVRI) pada masa Orde Baru. (red)