Mayat yang Ditemukan di Pantai Waihaong Ambon Ternyata Hanyut dari Kuburan

oleh -5.999 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Warga Kota Ambon sempat dibuat geger dengan penemuan mayat berjenis kelamin perempuan yang ditemukan mengapung di Pantai Kelurahan Silale, Kecamatan Nusaniwe, Ambon dua hari lalu.

Rupanya mayat tersebut hanyut dari pekuburan Syuhada yang berada tak jauh dari lokasi penemuan mayat.

Kebenaran ini terkuak setelah pada hari Rabu tanggal 31 Maret 2021 sekitar pukul 22.32 WIT, tadi malam, dilakukan penggalian makam TPU Syuhada Waihaong.

Makam yang digali adalah makam seorang perempuan bernama Wa Laba (81 thn) warga Kelurahan Waihaong, Kota Ambon yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Link Banner

Penggalian makam tersebut dimaksudkan untuk memastikan apakah benar mayat yang ditemukan adalah jenazah almarhumah Wa Laba.

Baca Juga  Atletico Madrid Tembus 4 Besar

Adapun penggalian makam tersebut atas persetujuan dari anak almarhum bernama Basri Taher, (47 thn) dan atas koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, RT, RW serta Lurah Waihaong dan Silale.

Proses penggalian makam juga disaksikan oleh Kapolsek Nusaniwe, Iptu Vergie Syahailatua, personil identifikasi Polresta Ambon Bhabinkamtibmas, Bhabinsa Waihaong dan Silale, anak almarhum, sfat RT, RW dan lurah serta tokoh masyarakat dan tokoh agama Waihaong dan Silale.

Dari hasil penggalian tersebut keluarga menerima dengan ikhlas bahwa almarhumahorang tua mereka sudah tidak berada di dalam makam dan meyakinkan keluarga bahwa mayat yang ditemukan di sekitar bibir pantai adalah orang tua mereka.

Pihak keluarga berencana memakamkan jenazah almarhumah pada tempat /makam yang baru.

Baca Juga  Kodim 1509/Labuha Lepas Personil Pindah Satuan

Rupanya ketika penggalian ditemukan bahwa di bawah makam tersebut terdapat saluran air atau gorong-gorong yang terhubung ke laut.

Dari hasil penyelidikan di TKP ditemukan kain kafan, helai rambut, kapas dan bekas kulit yang menempel pada kain kafan di bawah makam yang terhubung dengan saluran air dan di mulut gorong-gorong.

Selanjutnya jenazah yang berada di RSUD Haulusy telah dipastikan berdasarkan ciri-ciri dan perawakan mayat sesuai dengan ciri-ciri dari Wa Laba.

Kapolsek Nusaniwe, Iptu Vergie Syahailatua, mengatakan, analisa sementara berdasarkan hasil penyelidikan dan pengamatan lokasi tempat pemakaman bahwa telah terjadi abrasi pada bagian bawah makam TPU Suhada lebih khusus area makam yang berada di atas saluran Air atau gorong-gorong sehingga jenazah tersebut hanyut dan dibawa arus air laut ke pesisir pantai.

Baca Juga  Gempa Hari Ini: M 5,4 Guncang KKT, Tak Berpotensi Tsunami

Sementara itu, dokter Forensik RSUD Haulusy dr.William menerangkan bahwa mayat tersebut telah mengalami pembusukan (penyabunan/pelilinan) di dalam tanah bukan di dalam air laut, pada pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh mayat. (nicolas)