Memaki di Facebook, Politisi NasDem Polisikan Ketua Pemuda Desa Fuata

oleh -148 views
Link Banner

Porostimur.com|Sanana: Politisi Partai NasDem Kepulauan Sula, Damrin Panigfat akhirnya melaporkan Ketua Pemuda Desa Fuata, Kecamatan Sulabesi Selatan, Amanu Fokaaya (Amar) dengan tuduhan pencemaran nama baik melalui media sosial.

Kepada porostimur.com di Sanana, Sabtu (11/1/2020) Damrin Panigfat mengatakan dirinya terpaksa melaporkan Aman, lantaran yang bersangkutan mengeluarkan kata-kata kotor dan tidak pantas di media sosial yang ditujukan kepada dirinya.

Ketua Bapilu Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kepsul ini mensinyalir masalah tersebut berkait erat dengan pemberitaan tentang pembangunan Mesjid Desa Fuata beberapa waktu lalu, karena Damrin pernah berlomentar di media masa terkait pembangunan Mesjid Desa Fuata yang belum selesai dan meninggalkan banyak hutang.

Dugaan ini dikuatkan dengan komentar Amanu yang sangat membela kontraktor Jein kalolo.

Merasa nama baiknya dicemarkan, Damrin di dampingi Penasehat Hukumnya Kuswandi Buamona, resmi melaporkan Amanu ke Polres Kepulauan Sula, pada Jumat, 10 Januari 2020, kemarin.

Baca Juga  Film Hollywood Tentang Peristiwa G30S, Wawancara Saksi Mata Peristiwa hingga Konfirmasi CIA

Kuasa Hukum, Damrin Panigfat, Kuswandi Buamona pada media ini mengatakan dirinya serius menangani kasus ini hingga pelakunya diberi sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut Kuswandi, pelaku dilaporkan dengan tuduhan telah melanggar UU ITE Pasal 27 ayat (3).

“Pasal itu berbunyi: Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp750 juta,” pungkasnya. (Ifo)