“Mempersatukan Anak Maluku” Menjadi Tema Perayaan Imlek Tahun Ini.

oleh -32 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Puluhan Umat Budha keturunan Tionghoa di Kota Ambon merayakan Tahun Baru China ke-2571 atau Hari Raya Imlek di Budha Center, Jumat (24/1)

Perayaan Hari Raya Imlek dengan Tema “Mempersatukan Anak Maluku” ini dirayakan dengan meriah dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno, Kapolda Maluku Royke Lumowa, Sekretaris Kota Ambon Gustav Latuheru dan tamu undangan lainnya.

Dalam Perayaan dimaksud Ketua Perwakilan Umat Budha (Walubi) Provinsi Maluku, Wilhelmus Jauwerissa mengatakan bahwa perayaan Imlek bukan lagi milik etnis Tionghoa saja namun telah menjadi aset bangsa Indonesia. Dengan begitu, Imlek dapat dinikmati masyarakat Kota Ambon walaupun hanya dalam acara sederhana.

Jauwerissa menjelaskan, perayaan Imlek di Maluku telah berlangsung selama sepuluh tahun terakhir secara berturut-turut. Dan sebelumnya, perayaan Imlek hanya dirayakan kalangan etnis Tionghoa saja, Namun di sepuluh tahun berikutnya Imlek dirayakan secara terbuka.

“Perayaan secara terbuka ini, berawal ketika di tahun 2002, Pemerintah RI menetapkan Tahun Baru Cina sebagai hari besar nasional,” jelasnya.

Baca Juga  Amerika Sebut Indonesia dalam Bahaya Partai Komunis China

Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dirinya menyambut dengan gembira dan turut bersukacita dalam merayakan Tahun Baru Imlek saat ini.

Orno yakin kalau nilai-nilai luhur yang diwariskan melalui perayaan Imlek akan memberi manfaat bagi kemaslahatan bersama.

“Saya percaya bahwa nilai-nilai luhur yang diwariskan melalui perayaan Imlek ini akan memberi manfaat bagi kemaslahatan bersama,” ungkapnya.

Dirinya berharap melalui perayaan Imlek ini berbagai keberagaman dapat dijaga dan dipelihara sehingga kebersamaan dan kekeluargaan tetap terjaga. (shinta)