Menangkan BAILEO, perempuan Maluku bentuk PMB

oleh -43 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Guna memenangkan pasangan calon (paslon) Gubernur Maluku periode 2018-2023 Murad Ismail-Barnabas Orno (BAILEO), kubu kandidat yang didukung PDI-P, NasDem, PKPI, PKB, Hanura dan PAN ini menggelar pembentukan relawan baru.

Adapun  relawan pemenangan yang baru dibentuk, dikukuhkan dan dilantik Sabtu (17/2) di Baileo Oikumene ini, berasal dari kaum perempuan Maluku dengan nama Perempuan Maluku Bergerak (PMB).

Bukan saja untuk memenangkan paslon BAILEO, tapi juga untuk mengentasnkan kemiskinan melalui perbaikan pelayanan publik dalam pememrintahan ke depannya.

Hal ini dibenarkan anggota DPR RI dari partai PDI-P sekaligus Koordinator PMB, Mercy Barends, saat dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Sabtu (17/2) malam.

Link Banner

Menurutnya, pelantikan dan pembekalan PMB ini bukan hanya diikuti oleh perwakilan relawan dari Kota Ambon, Pulau Ambon serta koordinasi dari 10 kabupaten/kota lainnya di Maluku.

Baca Juga  Gempa M 3,9 Terjadi di Banda

”Pengukuhan relawan ini untuk sama-sama bergerak merebut kekuasaan dan mengentaskan kemiskinan, melalui perbaikan pelayanan publik dalam pemerintahan ke depannya. Selain itu, PMB lahir untuk memberikan kultur politik baru yang cinta damai ,” ujarnya.

Sebelumnya, istri calon Wakil Gabernur (Wagub) Malukuk Barnabas Orno, Beatrix Orno, menegaskan bahwa perempuan Maluku bukan hanya sebagai simbol kesuburan semata, namun mau untuk maju, menopang suami dalam keluarga.

”Perempuan Maluku ada dan bekerja di semua bidang pencaharian. Perempuan Maluku sungguh bergerak diseluruh dimensi kehidupan. Menopang pelaksanaan pembangunan. Untuk menunjukan eksistensi, kalau mau maju harus bergerak, tidak bisa tinggal dan diam di tempat,” tegasnya.

Sementara istri calon Gubernur Maluku Mrad Ismail, Widya Ismail, menegaskan bahwa arah baru pembangunan dunia, pembangunan bangsa maupun daerah, tidak mungkin dilepaskan dari peran perempuan.

Baca Juga  Transportasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan Tekan Inflasi Maluku

”Arah baru pembangunan dunia, tidak mungkin dilepaskan dari peran perempuan. Terutama, dalam menanggulangi kemiskinan dan kelaparan, pendidikan dasar untuk semua, mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Juga, menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS,malaria dan penyakit menular lainnya. Serta, memastikan kelestarian Lingkungan hidup,” pungkasnya. (keket)