Menengok Keindahan Pantai Luari, Pantai dengan Pasir Putih Primadona Maluku Utara

oleh -68 views
Link Banner

Porostimur.com | Tobelo: Maluku Utara dikenal memiliki beragam tempat wisata yang sayang untuk dilewatkan, mulai dari wisata alam, kuliner, hingga sejarah dan budaya.

Salah satunya adalah Pantai Luari. Destinasi yang terletak di Halmahera Utara ini menjanjikan keindahan pasir putih dan birunya lautan. 

Dengan keindahannya, Pantai Luari menjadi satu dari sekian banyak tempat wisata favorit bagi masyarakat Halmahera Utara. Tak heran jika ketika akhir pekan tiba, masyarakat akan berbondong-bondong ke pantai ini untuk sekadar melepas penat dari rutinitas. 

Tak seperti kebanyakan pantai di Halmahera Utara yang berpasir hitam, di Pantai Luari pengunjung akan dimanjakan dengan hamparan pasir putih yang cantik. Untuk sampai ke lokasi ini pengunjung hanya memerlukan waktu 15 menit berkendara dari pusat kota.

Wisatawan pun bisa menikmati eloknya pemandangan tatkala matahari kembali ke peraduan. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menyaksikan cantiknya matahari ketika terbit dari lokasi yang sama.

Baca Juga  STAI Babussalam Sula Gelar Dialog

Untuk menikmati sunset, wisatawan hanya perlu bergeser ke sisi sebelah utara pantai. Sementara untuk sunrise pelancong bisa berjalan kaki ke tanjung yang dipenuhi bebatuan karang yang indah. 

Keindahan sunset inilah yang menarik langkah Wahyudin ke Pantai ini. Warga Kelurahan Jati, Kota Ternate ini bahkan mengaku selalu menyempatkan diri berkunjung ke Pantai Luari tiap kali bertandang ke Halmahera Utara. 

“Saya kalau ke Tobelo pasti saya pergi ke Pantai Luari, alasannya hanya satu, panoramanya sangat indah dan tenang,” katanya dilansir dari cermat.

Wahyudin juga menganggap Pantai Luari adalah lokasi yang cocok untuk sejenak melupakan rutinitas yang membosankan. “Saya kalau datang pasti di sore hari untuk menunggu sunset,” katanya.

Baca Juga  Liverpool Resmikan Perekrutan Kostas Tsimikas

Bagi pengunjung yang suka snorkeling, tempat ini bisa menjadi salah satu agenda anda apabila ke Tobelo. Meskipun terumbu karang di area pantai sudah ada yang rusak, namun sebagian besar masih bagus. Menurut informasi dari salah seorang nelayan setempat, itu disebabkan karena dahulu aktifitas pengeboman ikan di pantai ini sering terjadi. Namun sekarang sudah dilarang.

Untuk menikmati keindahan itu, pengunjung hanya perlu merogoh kocek Rp 10 ribu untuk kendaraan roda empat dan Rp 5 ribu untuk kendaraan roda dua. Pengunjung juga tidak akan kesulitan makanan jika berada di pantai ini. Pisang mulu bebe, kelapa muda, rujak, jagung rebus manis dan ikan bakar yang dijual penduduk setempat siap memanjakan lidah pengunjung.(red/mic/ndc)