Mengapa Qada Tidak Dapat Ditunda atau Diubah?

oleh -57 views

Alasan yang kedua adalah karena takdir qada adalah rahasia Allah SWT. Artinya, tidak ada manusia yang dapat mengetahuinya, mengubahnya, mengendalikannya, atau bahkan menundanya.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Hadid ayat 22 yang berbunyi,

مَآ اَصَابَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا فِيْٓ اَنْفُسِكُمْ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ مِّنْ قَبْلِ اَنْ نَّبْرَاَهَا ۗاِنَّ ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرٌۖ ٢٢

Artinya: Tidak ada bencana (apa pun) yang menimpa di bumi dan tidak (juga yang menimpa) dirimu, kecuali telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami mewujudkannya. Sesungguhnya hal itu mudah bagi Allah.

Takdir qada meliputi segala hal yang berhubungan dengan kondisi dan apa yang akan terjadi kepada makhluknya. Contoh qada adalah jenis kelamin manusia, bentuk tubuh atau fisik (cacat atau lengkap), kematian, kelahiran, dan jodoh.

Baca Juga  Siang ini, DKPP Periksa KPU dan Bawaslu Halmahera Timur

Kematian adalah contoh yang paling mudah untuk menjelaskan mengapa qada tidak dapat ditunda atau diubah. Setiap orang pasti akan mengalami kematian, tetapi tidak ada yang tahu kapan dan di mana. Manusia juga tidak bisa menunda maupun mengubahnya.

Dalam sumber sebelumnya disebutkan, hal ini tertera dalam firman Allah SWT surah An-Nisa ayat 78 yang berbunyi,

اَيْنَ مَا تَكُوْنُوْا يُدْرِكْكُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِيْ بُرُوْجٍ مُّشَيَّدَةٍ ۗ وَاِنْ تُصِبْهُمْ حَسَنَةٌ يَّقُوْلُوْا هٰذِهٖ مِنْ عِنْدِ اللّٰهِ ۚ وَاِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَّقُوْلُوْا هٰذِهٖ مِنْ عِنْدِكَ ۗ قُلْ كُلٌّ مِّنْ عِنْدِ اللّٰهِ ۗ فَمَالِ هٰٓؤُلَاۤءِ الْقَوْمِ لَا يَكَادُوْنَ يَفْقَهُوْنَ حَدِيْثًا ٧٨

No More Posts Available.

No more pages to load.