Mengenal Formasi 4-3-3 yang Digunakan Italia dan Spanyol di Euro 2020

oleh -48 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Italia dan Spanyol akan bentrok pada babak semifinal Piala Eropa atau Euro 2020.

Duel Italia vs Spanyol ini akan digelar di Stadion Wembley, London, Rabu (7/7/2021) dini hari WIT.

Untuk bisa meraih kemenangan, kedua tim diyakini masih akan menggunakan formasi andalan mereka.

Menariknya, baik Italia dan Spanyol sama-sama menggunakan formasi pakem 4-3-3. Selama perhelatan Euro 2020, kedua tim tersebut memang sama-sama menggunakan formasi 4-3-3.

Formasi 4-3-3 yang digunakan Gli Azzurri (julukan timnas Italia) dan La Furia Roja (julukan timnas Spanyol) berhasil mengantarkan mereka melaju ke semfinal.

Pada laga semifinal Euro 2020, Italia dan Spanyol akan saling berhadapan untuk memperebutkan tiket final.

Kedua tim pun diprediksi masih akan menggunakan formasi andalan mereka, yakni 4-3-3.

Formasi 4-3-3 Italia asuhan pelatih Roberto Mancini sejauh ini belum terkalahkan dengan rincian, lima kemenangan (3 di fase grup dan 2 fase gugur).

Baca Juga  Berkat Mohamed Salah, Pria di Inggris Ini Mantap Jadi Mualaf

Sementara itu, 4-3-3 pakem Spanyol besutan pelatih Luis Enrique mencatatkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang (2 imbang di fase grup, 1 menang fase grup, dan 2 menang fase gugur).

Para pemain timnas Spanyol merayakan gol pada laga Grup E Euro 2020 melawan Slovakia yang dihelat di Estadio de La Cartuja, Sevilla, Spanyol, pada Rabu (24/6/2021) malam WIB.
Para pemain timnas Spanyol merayakan gol pada laga Grup E Euro 2020 melawan Slovakia yang dihelat di Estadio de La Cartuja, Sevilla, Spanyol, pada Rabu (24/6/2021) malam WIB.

Lantas apa itu formasi 4-3-3 dalam sepak bola?

Formasi 4-3-3 merupakan perkembangan dari formasi 4-2-4 ala Brasil dan 3-4-3 ala Belanda.

Formasi ini terbilang sangat ofensif di sepakbola era modern, dengan hadirkan tiga pemain di lini depan.

Strategi 4-3-3 berarti empat pemain belakang (bek), tiga pemain tengah (gelandang), dan tiga penyerang.

Dalam formasi 4-3-3, dua bek di samping sisi lapangan (bek sayap) punya peran tambahan untuk maju ke depan sehingga menjadi lebih krusial dalam bergerak ofensif atau menyerang.

Baca Juga  Zulfahri Abdullah Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

Selain itu, dua bek sayap juga dapat membantu melindungi posisi tengah yang diisi oleh center back seusai kebutuhan.

Sementara di sektor tengah, dua dari tiga gelandang memiliki tugas lebih dalam membangun serangan. Satu lainnya bertanggung jawab untuk fokus di lini pertahanan.

Adapun di lini depan terdapat dua gaya dalam penerapannya, yakni dengan menurunkan sepenuhnya ujung tombak atau menugaskan dua di antaranya sebagai winger.

Pilihan kedua lebih kerap diterapkan untuk hadirkan keseimbangan lebih dalam permainan.

(red/kompas.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.